BANNIQ.Id. Majene – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Peternakan dan Perikanan (BEM Fapetkan) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) resmi memiliki kepemimpinan baru. Melalui rangkaian Musyawarah Besar (Mubes), Aqmal dari Program Studi Peternakan angkatan 2022 ditetapkan sebagai Ketua BEM, didampingi Irfandi dari Program Studi Perikanan angkatan 2023 sebagai Wakil Ketua untuk periode kepengurusan selanjutnya.
Penetapan tersebut berlangsung dalam sidang pleno keempat Mubes yang digelar pada Selasa, 10 Maret 2026. Forum ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian sidang yang bertujuan menentukan arah kepemimpinan baru organisasi mahasiswa di lingkup Fapetkan.
Dalam prosesnya, hanya satu pasangan calon yang maju, yakni Aqmal dan Irfandi. Meski demikian, dinamika musyawarah tetap berjalan aktif dengan diskusi yang terbuka dan penuh nuansa kekeluargaan.
Steering Committee (SC) Mubes, Al Zaima Usman, menjelaskan bahwa mekanisme penetapan dilakukan melalui sidang pleno sebagai bagian dari prosedur organisasi yang telah ditetapkan. Ia menegaskan bahwa sidang pleno keempat menjadi momen penting dalam menetapkan ketua dan wakil ketua BEM.
“Penetapan gubernur BEM dan wakil gubernur BEM dilakukan pada sidang pleno keempat sebagai bagian dari rangkaian Musyawarah Besar,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian forum berjalan dengan lancar. Para peserta sidang mampu menjaga suasana diskusi yang sehat tanpa adanya sekat, sehingga setiap pandangan dapat disampaikan secara terbuka.
“Forum berjalan dengan lancar dan berdialektika tanpa ada sekat antara peserta sidang,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan Mubes, Steering Committee berperan penting dalam mengarahkan jalannya sidang agar tetap sesuai dengan aturan organisasi. Dinamika yang terjadi selama forum diharapkan mampu melahirkan keputusan terbaik demi kemajuan BEM Fapetkan ke depan.
“Dinamika forum terjalin dengan baik sehingga dapat menghasilkan keputusan bersama yang baik untuk Fapetkan ke depannya,” tambah Al Zaima.
Dengan telah ditetapkannya kepengurusan baru, harapan besar pun disematkan kepada Aqmal dan Irfandi. Keduanya diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik serta membawa BEM Fapetkan menjadi lebih solid, aktif, dan berkontribusi dalam pengembangan akademik maupun kegiatan kemahasiswaan.
“Semoga kepengurusan yang baru dapat menjalankan tugas sesuai dengan apa yang telah disampaikan serta menjadikan Fapetkan lebih aktif dalam bidang akademik,” tutupnya.








