ADVERTORIAL

PLT Kadis Transnaker Mamuju Beri Penjelasan Soal Gaji Tenaga Kontrak

BANNIQ.Id.Mamuju. – Sekitar 58 orang tenaga kontrak daerah di Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Mamuju, terancam.tidak dibayarkan gaji mereka selama enam bulan.

Padahal gaji tersebut sangat dibutuhkan oleh mereka setelah hampir seluruh elemen masyarakat merasakan dampak kesulitan ekonomi dari pandemi, kini intensif (gaji kontrak) mereka terancam tak dibayarkan dari Juli hingga Desember, itu artinya setengah tahun (6 bulan) mereka tak  menerima gaji.

Meski Sudah Pindah Tugas, Pembina Yatibersa Tetap Komitmen dan Konsen Lanjutkan Pembangunam Masjid Said Saggaf di Mamasa

Hal krusial itu diakui Plt. kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mamuju, Rusdianto kepada awak media mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan upaya pengajuan penggajian para tenaga kontraknya sejak awal bulan Oktober lalu.

“Jadi kita sudah melakukan konfirmasi dengan Kepala BPKAD tentang pembayaran gaji kontrak, karena menurut ketua DPR, itu di anggarkan masing-masing OPD,” kata Plt. Kadisnaker Mamuju Rusdianto, Selasa (20/10/20).

KLB PSSI Sulbar, Ketua KONI Berharap Sepak Bola Ukir Prestasi di PON

Rusdianto juga membenarkan jika pembayaran gaji kontrak mulai Juli, Agustus, September dan terakhir Oktober ini belum dilakukan karena khas (uang) di Kasda belum ada, sehingga pembayaran gaji tenaga kontrak tidak dapat di laksanakan.

Rusdianto juga menyebut Meski penganggaran telah dilakukan di OPD masing-masing tetapi setelah si sodorkan di keuangan didapati khas itu tidak tersedia.

IPM Sulbar 2026 Meningkat Jadi 71,96 Poin, Pembangunan Manusia Kian Membaik

“Itu memang benar bahwa OPD menganggarkan, tapi setelah bermohon kekeuangan ternyata uangnya tidak tersedia di keuangan untuk di bayarkan. Jadi kita ini OPD sudah bermohon kekeuangan karena kami anggarkan, tapi ternyata di keuangan tidak tersedia uang karena keuangan juga bukan pencari uang dia hanya pembayar,” tuturnya.

“Kalau di kantor saya sudah di bayar bulan Juni, berarti yang sisa belum, Juli, Agustus, September Oktober, sudah empat bulan tidak di bayar dan kami sudah konsultasikan kekeuangan tapi belum ada uang,” Pungkas Rusdianto.| Advdt/Asd

× Advertisement
× Advertisement