BANNIQ.Id. Mamuju – RSUD Provinsi Sulawesi Barat memberikan penghargaan kepada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN yang dinilai berprestasi dan memiliki dedikasi tinggi dalam mendukung peningkatan kinerja unit kerja, khususnya pada Subbidang Pengembangan Data dan Informasi.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata para pegawai dalam pengelolaan data dan informasi yang menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pelayanan rumah sakit yang lebih efektif dan akuntabel.
Kegiatan pemberian penghargaan ini dilaksanakan pada Jumat, 13 Maret 2026 di Ruang Rapat Bidang Perencanaan dan Pengembangan RSUD Provinsi Sulawesi Barat.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan, Firman Ghazali, Kepala Subbidang Program dan Pelaporan, Muliana, serta Kepala Subbidang Pengembangan Data dan Informasi, Haisa, bersama seluruh staf di lingkungan bidang tersebut.
Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas kerja keras, dedikasi, serta inovasi yang telah ditunjukkan para pegawai dalam mendukung pengelolaan data dan informasi di lingkungan RSUD Provinsi Sulawesi Barat.
Langkah ini juga sejalan dengan misi pembangunan daerah melalui program Panca Daya yang diusung Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.
Dalam kegiatan tersebut, penghargaan diberikan kepada Jessie Novriani Lentho (ASN) dan Astriani (Non ASN) yang dinilai memiliki kinerja baik serta memberikan kontribusi nyata dalam pelaksanaan tugas.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Haisa sebagai inisiator yang telah menghadirkan berbagai ide dan gagasan inovatif guna meningkatkan efektivitas kerja pada Subbidang Pengembangan Data dan Informasi.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kerja sama tim, serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru yang dapat mendukung tata kelola rumah sakit yang semakin baik.
Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, berharap pemberian penghargaan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi pemacu semangat bagi seluruh pegawai untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Jika Anda mau, saya juga bisa buatkan versi yang lebih “gaya berita media online” (lebih tajam, ringkas, dan kuat untuk portal seperti BANNIQ.Id) agar lebih menarik pembaca.








