Minggu, Mei 19, 2024

Seorang Warga Pasangkayu Diciduk Polisi Saat Ingin Lakukan Transaksi Jual-Beli Shabu

- Advertisement -

BANNIQ.Id. Pasangkayu – Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika & Bahan Berbahaya (Sat Resnarkoba) menangkap seorang D (24) warga kelurahan pasangkayu karena kedapatan menyimpan dan memiliki narkotika jenis sabu di Jl Fatmawati, Selasa siang (7/5)

Ia ditangkap berdasarkan Informasi dari masyarakat bahwa tentang adanya transaksi narkotika yang meresahkan di Kelurahan Pasangkayu sehingga dilakukan penyelidikan untuk mendalami informasi tersebut dan mendapati pelaku berada di tempat sementara menunggu pembeli sabu.

Plh. Kasat Resnarkoba Polres Pasangkayu IPDA Muchammad Mahendra Ghani S.Tr.K saat di temui Rabu tanggal 08/05/2024 membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar Opsnal Sat Resnarkoba telah menangkap lelaki D umur 24 tahun karena diduga telah menyimpan dan memiliki 3 sachet Narkotika jenis sabu dengan berat 0,64 gram dimana barang tersebut disimpan dalam pembungkus rokok dan akan ditawarkan dan dijual kepada orang yang dikenalnya,” terangnya.

Sabu tersebut sebelumnya diperoleh dengan cara dibeli dari Surumana Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sebanyak 1 sachet kemudian dikemas ulang kedalam beberapa sachet lainnya untuk ditawarkan kepada orang yang dikenalnya.

Modus pelaku melakukan aksinya dengan cara menyimpan sabu tersebut dalam pembungkus rokok dan meletakkannya beberapa meter dari tempatnya berada untuk mengelabui petugas kepolisian namun gerak geriknya sudah terpantau terlebih dahulu.

“Tersangka D dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun,” tutur Ghani.|HR/***

Baca Juga >>   Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Dugaan Mark-Up Anggaran Pengadaan Alkes Senilai Rp.2.5 M di Dinkes Mamuju
BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Berita Populer

Komentar Pembaca

error: