Setelah Rehat Satu Periode, Mantan Ketua DPRD Sulbar Kembali ke Gelanggang Pileg 2024, Sapa Konstituen Hingga ke Wilayah Utara Mamuju

H.Hamzah Hapati Hasan (H4) saat berdialog dengan sejumlah masyarakat di Tampa-padang Kalukku Mamuju(photo:repro)

BANNIQ.Id. Mamuju – Politisi senior Partai Golkar H Hamzah Hapati Hasan (H4) mulai memanaskan mesin jelang Pemilu 2024. H4 pun langsung menyisir sejumlah titik di Kabupaten Mamuju mulai dari wilayah selatan hingga paling utara.

H4 memulai safari politiknya dengan mengunjungi Kelurahan Tampapadang, Kecamatan Kalukku, Mamuju. Di rumah salah satu warga bernama Alimuddin (58), H4 bersilaturrahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat.

Di tempat ini, H4 menyampaikan keinginanan untuk kembali maju di kontestasi pemilihan legislatif (pileg) untuk bisa memperebutkan kursi dewan di DPRD Sulbar.

“Saya bersilaturrahmi dengan warga Tampapadang, sekaligus meminta pendapat dan restu masyarakat khususnya tokoh masyarakat terkait maju atau tidaknya saya kembali di pemilihan legislatif tahun 2024. Karena Partai Golkar kembali memasukkan nama saya sebagai bakal caleg untuk DPRD Provinsi pada Dapil Mamuju. Alhamdulillah, semua masyarakat masih menginginkan saya untuk maju,” kata H4, Rabu (24/5/2023).

Setelag Tampapadang, titik selanjutnya adalah Desa Patidi, Kecamatan Simboro. Di tempat ini, H4 juga meminta persetujuan dan restu warga setempat untuk maju kembali menjadi caleg. Dan, seluruh masyarakat menyatakan persetujuannya.

“Banyak keluarga saya ada di Patidi. Makanya, saya perlu minta persetujuan dan restu keluarga. Dan, alhamdulillah mereka semua merestui. Bukan hanya itu, mereka juga siap bersama-sama saya di 2024 nanti,” ujar mantan Ketua DPRD Sulbar ini.

Keesokan harinya, H4 dan tim menuju ke wilayah paling utara Kabupaten Mamuju yaitu Kecamatan Sampaga dan Kecamatan Tommo.

Di Desa Tarailu, Kecamatan Sampaga, H4 bersilaturrahmi di kediaman tokoh masyarakat setempat yakni H Burhanuddin. Di tempat ini, H4 dan rombongan dijamu makan siang sekaligus berdiskusi ringan terkait sejumlah hal, termasuk kondisi politik.

Menurut H4, di Tarailu mayoritas warganya adalah suku Bugis. Dan, istri H4 yakni Dr Hj Nurrakhmah Hamzah, yang berasal dari Batu-batu, Kabupaten Soppeng, memiliki rumpun keluarga di Tarailu.

“Di Tarailu banyak orang Bugis dan merupakan rumpun keluarga istri saya. Makanya, saya harus menyapa sekaligus minta restu. Jadi saya ini punya darah Mandar karena bapak saya berasal dari Tubo Majene, punya darah Makassar karena ibu punya darah Jeneponto dan Bantaeng, juga sekaligus ada Bugis-nya karena istri saya adalah orang Bugis, Batu-batu Soppeng,” ungkap H4.

“Kalau Pak Haji Bur yang merupakan tokoh masyarakat di Tarailu dan Sampaga ini sudah seperti orang tua bagi saya. Makanya, tidak afdol rasanya jika saya tidak meminta pendapat dan restu beliau. Apalagi, selama ini jika saya ikut di event-event politik beliau selama bersama-sama saya. Dan, pada pileg kali ini saya juga meminta beliau untuk tetap bersama saya,” sambungnya.

Dari Tarailu, H4 dan rombongan bergerak menuju Kecamatan Tommo, tepatnya di Desa Tommo 2. Di sini, H4 bersilaturrahmi di kediaman Fahruddin, tokoh masyarakat setempat.

Hadir pada pertemuan silaturrahmi sejumlah warga yang merupakan etnis Jawa, Sunda, dan Makassar.

“Di Tommo ini kan ada etnis Jawa, Sunda, dan juga Makassar khususnya Jeneponto. Di rumah Pak Fahruddin mereka juga hadir dan alhamdulillah mereka siap memberikan dukungan kepada saya. Insyallah kita semua bisa sehat-sehat dan akan bersama-sama pada pemilu tahun 2024 nanti,” jelas H4.

Setelah vakum dari hingar bingar politik selama kurang lebih lima tahun, Golkar Sulbar kembali meminta H4 untuk masuk dalam kontestasi pileg. Setelah merenungkan dan berdiskusi dengan keluarga, akhirnya H4 bersedia untuk kembali dicalonkan menjadi caleg untuk DPRD Provinsi Sulbar melalui Dapil Mamuju.

“Sebenarnya sebagian keluarga sudah tidak menginginkan saya untuk kembali ke politik. Tapi, setelah saya merenung, saya merasa terpanggil untuk kembali membangun dan menata daerah khususnya Kabupaten Mamuju melalui jalur politik dengan menjadi anggota dewan. Saya pun harus memberi pemahaman dan pengertian kepada keluarga,” ungkap Hamzah.

Menurutnya, jalur politik adalah satu satu cara untuk mengabdi kepada masyarakat dan daerah. Dan, politik sudah sangat identik dengan kehidupan dan perjalanan karier H4. Ia telah masuk dunia politik sejak awal tahun 1980-an dengan menjadi anggota Partai Golkar di Sulsel pada tahun 1982.|***

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Banniq dot ID || Beritanya Tajam Setajam Sembilu © 2023

error:

This website uses cookies to provide you with the best browsing experience.

Accept
Decline