BANNIQ.Id, Jakarta – Jenazah almarhum Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn.) Salim S. Mengga, diberangkatkan dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, menuju Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Setelah sebelumnya disemayamkan di Rumah Duka Taman Cilandak, Jakarta Selatan, almarhum dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (1/2/2026), pukul 11.00 WIB.
Proses persemayaman dan pemakaman dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah. Tampak hadir Menteri Pertahanan RI Mayjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin di rumah duka Cilandak Jakarta,kemudian prosesi pemakaman hadir Gubernur Sulawesi Barat Dr. Suhardi Duka, MM, mantan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, mantan Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar, jajaran pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar, serta para kepala daerah di Sulbar, di antaranya Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud.
Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud, yang akrab disapa HSM, di sela-sela upacara pemakaman menyampaikan rasa duka dan kehilangan yang mendalam atas wafatnya almarhum Salim S. Mengga.
Menurutnya, almarhum merupakan tokoh besar Polewali Mandar sekaligus figur panutan bagi masyarakat Sulawesi Barat, yang dikenal bersahaja, jujur, dan religius.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Polewali Mandar, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan kepada keluarga yang ditinggalkan kami berharap diberi ketabahan serta kesabaran,” ujar HSM.
Di mata HSM, almarhum Salim S. Mengga adalah sosok orang tua dan teladan yang kerap memberikan petuah serta nasihat, khususnya kepada generasi muda, terkait kepemimpinan, pemerintahan, keagamaan, hingga politik.
“Beliau adalah pribadi yang sederhana, menjadi panutan, dan senantiasa memberi bimbingan dengan ketulusan, Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi kita semua,” pungkasnya. ***








