Dihadiri Bupati, Relawan Ferifer Bersama Yayasan Bina Inzan Zul Syahputra Sulbar Gelar Sunathrone di Posko Pengungsian

Hits: 48

Bupati Mamuju, Hj.Sutina Suhardi saat memantau langsung pelaksanaan Sunatthorone di Posko Pengungsian Korban Gempa di Stadion Manakarra (photo:shr)

BANNIQ.Id.Sulbar. Sebagai bentuk Kepedulian terhadap Korban Terdampak Gempa Sulbar Magnitudo 6.2, Tim Relawan Ferifer Makassar bekerjasama dengan Yayasan Bina Inzan Zul Syahputra,Jota Fondation menggelar kegiatan sunathorone melalui program Khitan Ceria Peduli Umat (KCPU) Sulbar, belum lama ini di Posko Pengungsian penyintas gempa di Stadion Manakarra Mamuju, dihadiri Bupati Mamuju Hj. Sitti Sutina Suhardi.

Koordinator Lapangan (Korlap) Ns.Syaharuddin, S.Kep, Sabtu (6/3/2021) via gawainya mengatakan, yang menjadi peserta kegiatan tersebut adalah anak-anak kurang mampu yang berada di pengungsian maupun warga masyarakat umumr yang berdomisili di Mamuju.

“peserta khitan ini adalah anak-anak berasal dari kalangan tidak mampu yang mengungsi maupun yang berdomisili di Kab. Mamuju dengan jumlah peserta sebanyak 60 anak,” terang Sahar,Sapaan Karib Ns.Syaharuddin,S Kep.

Sahar menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung dengan baik karena adanya kolaborasi kordinator operator khitan dari dokter relawan Ferifer, Tim operator Mamuju,Mamuju Tengah,Makassar dan Pangkep.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Mamuju Hj.Sutina Suhardi di Lokasi Kegiatan berdialog dengan Founder Sunathrone, operator khitan dan ke setiap anak-anak yang dikhitan maupun ke orang tua anak. Hj.Sutina Suhardi mengapresiasi positif kegiatan tersebut.

” kegiatan ini sangat bagus, karena merupakan kegiatan kemanusiaan dan sangat membantu masyarakat khususnya di Mamuju, dan saya berharap kepada Tim Operaror dan peserta khitan tetap mematuhi protokol covid 19,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini dihadiri juga, founder sunathrone indonesia ,dr.Andi Berlian Tanwir, Ns.Supriadi, S.Kep selaku pendiri Smart Care Centre Makassar, Ketua Tim Relawan Ferifer Makassar,dr.Tari dan Pengurus Jota Fondation,Ns Neneng Susanti,S.kep.

Terkait respon peserta kegiatan ini, Orang tua anak yang dikhitan sangat berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut karena turut meringankan beban mereka di tengah suasana pasca gempa saat ini.

Mabrur Nadir yg di khitan menyampaikan “Kami berterima kasih kepada pelaksana tanpa terkecuali atas terselenggaranya kegiatan sunat modern Metode Sunathronne Klamp ini, kegiatan ini yang telah meringankan beban kami selaku masyarakat kurang mampu di mamuju, metode sunat ini sangat bagus karena saya lihat sendiri pada saat anak saya dikhitan tidak lagi menggunakan jarum suntik, tidak dijahit, tidak di perban, minim pendarahan, minim nyeri pada saat disunat, dan langsung bisa pakai celana,” Beber orang tua Mabrur Nadir salah satu peserta Sunatthronne|asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *