ADVERTORIAL
Beranda » Diserang Lewat Berita Hoaks, Tim Assami Beri Ultimatum

Diserang Lewat Berita Hoaks, Tim Assami Beri Ultimatum

BANNIQ.Id. Polewali.Jubir Assami, Maenunis Amin, sayangkan rilis berita di beberapa media online lalu diviralkan melalui media sosial oleh sumber yang disebutnya sebagai hoax dan tidak berdasar data.

Atlit Sulbar Ukir Prestasi Nasional, Raih Medali Perunggu di Kejurnas Karate Piala Menhan 2026

Maenunis menegaskan bahwa tudingan terkait premi petani coklat yang menyinggung nama Aji Assul, panggilan akrab H. Samsul Mahmud, adalah keliru dan salah alamat.

“Kami tidak tahu apakah FPK yang dikoordinir Andi Iqbal itu resmi atau hanya LSM musim kemarau. Semua komentarnya terkait premi keliru besar. Pertama, Pencairan premi langsung dari perusahaan Barry Callebaut ke rekening Petani Sertifikasi dan tidak lewat Aji Assul atau perusahaannya.

Semangat ” Ikan Aman dan Bermutu” Menggema di Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa Dorong Penguatan Sinergi untuk Generasi Sehat

“Kedua, Premi yang sementara berproses pembayarannya saat ini adalah periode September 2022-Agustus 2023, Prosesnya mengalami kemunduran waktu pembayaran Karena pihak Barry Callebaut sedang melakukan peralihan regulasi dari PT. POS menuju Rekening Bank. Proses di Bank sementara berjalan begitupun dengan yang di PT. POS. Petani Masih ada yang menerima di PT. POS karena pembuatan rekening petani membutuhkan waktu yang cukup lama. Sementara itu, periode September 2023-Agustus 2024. Masih dalam proses validasi dan baru selesai audit eksternal oleh pihak Barry Callebaut.” Ujar Maenunis.

Maenunis mengultimatum semua pihak yang sengaja menyebar hoax dan mencemarkan nama baik Aji Assul untuk segera meminta maaf.

Hardiknas 2026, Gubernur SDK Fokus Tangani Anak Putus Sekolah

“Kami beri opsi kepada Andi Iqbal koordinator FPK yang menjadi nara sumber juga kepada pengirim rilis dan wartawan yang memuat berita untuk segera meminta maaf kepada Aji Assul. Kalau mereka tidak beritikad baik, maka akan kami pertimbangkan ke ranah hukum.” Tegas Maenunis.

Ia menghimbau kepada semua pihak untuk lebih menjaga kondusifitas Pilkada Polman dengan tidak menyebar hoax dan black campaign.

“Semua pihak sebaiknya menjaga kondusifitas Pilkada. Menyebar hoax dan black campaign bisa terjerat Pidana UU ITE sekaligus Pidana Pilkada.” Pungkasnya

× Advertisement
× Advertisement