Massa Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan, Demo Balai Prasarana Permukiman Sulbar

Hits: 32

BANNIQ.Id.Sulbar. Buntut masalah lelang proyek Peningkatan Prasarana sekolah yang bernilai Ratusan miliar di beberapa kabupaten di Sulbar, seperti Mamasa, Polman, Majene,Mamuju,dan Mamuju Tengah, yang telah dilelang di Balai Pemilihan Pelaksana Jasa Konstruksi (BP2JK) namun pihak Unit Organisasi(Unor) dalam hal ini Balai Prasarana Permukiman Sulbar belum menerbitkan kontrak pelaksanaan pekerjaan Beberapa Paket tersebut.

Merespon masalah ini,Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Sulbar, mendesak pihak Balai untuk segera menyelesaikan masalah tersebut, karena dengan lambannya pelaksanaan proyek itu, dinilai oleh Massa Aliansi bakal merugikan pembangunan pendidikan Sulbar.

” Kami mendesak Balai Prasarana Permukiman Sulbar untuk menyampaikan penjelasan kenapa sampai saat ini proyek rehabilitasi sarana sekolah sekitar 127 Miliar itu tidak dilaksanakan, jangan sampai hanya kekecawaan terhadap hasil lelang, sehingga balai tidak segera menindak lanjuti , jangan sampai dengan sikap balai ini anggaran tersebut akan kembali ke pusat karena proyek gagal dilaksanakan,” Ujar Korlap Aliansi Masyarakat Pemerhati Pendidikan, Na’im Samad, dalam orasinya, dengan pengawalan puluhan personil Polisi dari Polres Mamuju., Jumat sore(6/9/2019) di pintu Gerbang jalan Masuk ke Kantor Balai Prasarana Permukiman Sulbar.

Na’im menambahkan,Jika keadaan tersebut dibiarkan berlarut maka bukanlah perusahaan yang dirugikan tetapi anak-anak Sulbar yang dirugikan karena semestinya mereka menikmati sarana pendidikan yang diprogramkan oleh Pemerintah tetapi tidak dapat dilaksanakan karena diduga pihak balai akan menggagalkan proyek tersebut.

Untuk itu pihaknya mendesak pihak balai untuk segera memberi penjelasan dan jika tidak pihaknya akan kembali melakukan aksi dengan massa yang lebih besar.

” Kami mendesak pihak balai untuk segera memberi Penjelasan, jika pihak balai tidak memberi penjelasan dan tidak menyelesaikan masalah ini, kami akan kembali melakukan aksi dengan massa yang lebih besar,” Pungkasnya.

Pihak balai yang ingin dikonfirmasi terkait masalah ini, baik Kepala Balai,Ir.H.Noormansjah Wartabone,M.Si dan PPK Arifin Alim, belum memberi penjelasan setelah banniq menghubungi mereka via WA.|sm.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *