ADVERTORIAL

Pedagang Bendera Dari Padalarang, Coba Peruntungan di Topoyo

BANNIQ.Id.Mateng. Jelang perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, sejatinya sebagai warga negara kita patut menyambut dengan gegap gempita, dimana para pejuang terdahulu berjuang hingga titik darah penghabisan untuk meraih kemerdekaan.

Seyogyanya kita yang hidup dimasa kini dan tidak ikut dalam memperjuangkan kemerdekaan kita bisa mengisi hari kemerdekaan dengan menghormati negara, dengan cara memasang bendera di halaman rumah, kantor maupun di kendaraan.

Berbalut Keakraban, Gubernur SDK dan Kepala BKN Prof. Zudan Duduk Semeja,Kenang Masa Pengabdian di Sulbar

Momen musiman itulah yang dimanfaatkan oleh sejumlah pedagang, yang mencoba mengais rezeki dari penjualan bendera dan pernak pernik khas kemerdekaan.

Salah satunya adalah, Tuti, ibu rumah tangga asal Padalarang, Bandung, Jawa Barat rela jauh-jauh datang ke wilayah Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat untuk menjual bendera dan pernak pernik khas kemerdekaan.
Ia mengaku, usaha musiman yang digeluti sudah berjalan delapan tahun terakhir. Didampingi suaminya, Tuti berjualan di depan tugu Simpang Tiga jalan Tumbu.

Hadiri Kegiatan Penanaman Padi di Desa Indo Makkombong, Bupati Polman Coba Langsung Alat Rice Transplanter

“Saya sudah 8 tahun menjual mas, jadi tiap tahun kami datang disini (Topoyo) hanya untuk menjual bendera dan pernak- pernik khas Kemerdekaan,” tutur Ibu Tuti,Senin (10/8/2020).
Menurutnya, omzet penjualan tahun ini agak menurun dibandingkan dengan tahun-tahun srbelumnya.

“Iya pembeli berkurang mas, menurun sekitar 50% dibanding dengan tahun sebelumnya,” katanya.|Erick/S

Pemkab Majene Bergerak, Jemput Solusi Perpanjangan Kontrak PPPK di Jakarta

× Advertisement
× Advertisement