BANNIQ.Id. Pasangkayu – Saat kunjungan kerja dalam rangka reses di Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, anggota DPR RI Agus Ambo Djiwa menemukan sejumlah masalah yang disampaikan oleh para petani.
Seperti di Kelurahan Bambalamotu dan Desa Kalola, ditemukan permasalahan terkait irigasi.
Karena tidak adanya irigasi, maka ratusan hektare sawah tidak bisa digarap di daerah ini. Bahkan kondisi tersebut sudah berlangsung selama kurang lebih 15 tahun.
“Dialog dengan kelompok tani di Kelurahan Bambalamotu dan Desa Kalola, kami melihat hamparan sawah 100 hektare yang tidak pernah lagi digarap kurang lebih 15 tahun karena tidak punya irigasi,” ungkap anggota Komisi IV DPR RI ini, Rabu (2/4/2025).

Menurut Agus, ini merupakan masalah serius yang harus dicarikan solusinya agar hamparan sawah ratusan hektare itu bisa produktif dan memiliki hasil.
“Hal utama tentu harus dibangun irigasi. Tentu ini merupakan bagian dari temuan hasil reses yang harus kita sampaikan saat rapat pembahasan hasil reses di Jakarta nanti. Tentu selanjutnya akan diteruskan ke kementerian terkait yakni Kementerian Pertanian,” jelas mantan Bupati Pasangkayu dua periode ini.
Agus menambahkan, karena ia berada di komisi IV dan salah satu mitra kerjanya adalah Kementerian Pertanian, maka peluang untuk memperjuangkan pengadaan irigasi itu menjadi lebih besar.
“Karena kita di komisi IV bermitra dengan Menteri Pertanian, maka akan lebih dikomunikasikan. Tentu akan kita perjuangkan pengadaan irigasi itu karena merupakan aspirasi petani yang kita dapatkan saat reses,” kata Ketua DPD PDIP Sulbar ini./***