ADVERTORIAL

Idris DP: Pemkab Polman Merintis Sistem Meryt terbaik di SulBar

Ketua Pansel Selter JPT Pratama Pemkab Polman(foto:Ist)



BANNIQ.Id. Polewali. Proses Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar kini memasuki tahap akhir.

Setelah Panitia Seleksi menyerahkan hasil asesmen kepada Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, beberapa hari lalu, selanjutnya Bupati akan menetapkan satu nama terbaik dari masing-masing tiga besar kandidat yang telah dinyatakan lolos untuk mengisi sepuluh jabatan pimpinan OPD.

Kunker Spesifik ke Pasuruan Bersama Komisi IV, Agus Ambo Djiwa : Swasembada Susu Tak Cukup Tambah Sapi, Pakan dan Harga Ternak Harus Diperkuat

Ketua Panitia Seleksi, Dr. Muh. Idris, menjelaskan bahwa tahapan yang telah dilalui para peserta memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kapasitas, kompetensi, dan potensi kepemimpinan setiap kandidat.

“Setelah pengumuman tiga besar untuk setiap jabatan, Bupati tentu tidak lagi mengalami kesulitan dalam menilai potensi dan kualifikasi para kandidat, Seluruh aspek utama telah dirangkum melalui proses asesmen, terutama terkait kemampuan kepemimpinan dan manajerial mereka,” ujar Muh. Idris, Kamis (18/6/2026).

Akhiri Etafe di Polewali, Bupati Polman Tutup Rangkaian Sandeq Silumba 2026

Menurutnya, pada tahap akhir ini Bupati hanya perlu mencermati informasi tambahan yang berkaitan dengan rekam jejak para kandidat, termasuk kemungkinan adanya faktor risiko yang dapat berdampak terhadap aspek hukum maupun reputasi pemerintah daerah.

Ia menambahkan, sebelum mengambil keputusan final, Bupati dimungkinkan melakukan wawancara kunci guna memperkuat keyakinan terhadap calon yang akan dipilih. Langkah tersebut penting mengingat sebagian besar kandidat yang masuk dalam tiga besar berasal dari generasi muda yang diproyeksikan menjadi motor penggerak birokrasi masa depan.

Mandarpreneur Fair 2026 Dorong UMKM Sulbar Naik Kelas dari Penguatan Kapasitas Hingga Akses Pasar dan Pembiayaan

“Bupati dapat melakukan wawancara untuk memastikan bahwa para kandidat benar-benar siap menjadi figur yang mampu mendukung kinerja pemerintahan di Kabupaten Polewali Mandar yang memiliki tingkat kompleksitas persoalan cukup tinggi,” jelasnya.

Muh. Idris menilai posisi Bupati yang tidak memiliki beban kepentingan politik terhadap birokrasi menjadi modal penting dalam menghadirkan kepemimpinan OPD yang profesional, tangguh, dan berorientasi pada kinerja.

“Dengan kondisi tersebut, peluang untuk melahirkan kepala OPD yang kuat dan berintegritas semakin terbuka. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat penerapan sistem merit di Polewali Mandar,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap Polewali Mandar dapat menjadi contoh pelaksanaan sistem merit yang baik di Sulawesi Barat. Sistem merit diyakini sebagai fondasi utama dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, objektif, kompetitif, dan bebas dari praktik-praktik nonprofesional dalam pengisian jabatan.

“Semoga penguatan merit system di Sulawesi Barat dapat dimulai dari Polewali Mandar. Sebab, sebagian besar sumber daya manusia potensial di Sulbar berada di kabupaten ini,” ungkapnya.

Muh. Idris juga menyoroti munculnya generasi milenial dalam jajaran kandidat yang lolos ke tahap akhir seleksi. Menurutnya, kehadiran mereka membawa harapan baru bagi transformasi birokrasi yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.

“Nantinya akan lahir sepuluh pejabat JPT Pratama yang menjadi lokomotif kekuatan baru birokrasi Polewali Mandar. Sebagian besar kandidat yang masuk tiga besar merupakan generasi milenial yang memiliki energi kerja tinggi, idealisme kuat, dan fokus pada pencapaian kinerja nyata,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa birokrasi masa depan membutuhkan pemimpin yang bekerja berdasarkan kompetensi, integritas, dan capaian kerja, bukan sekadar pencitraan.

“Generasi milenial adalah generasi yang lebih objektif dan mengedepankan hasil kerja. Ke depan, Polewali Mandar dan Sulawesi Barat diharapkan dikelola oleh aparatur yang memiliki loyalitas yang sehat, profesional, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pelaksanaan seleksi terbuka JPT Pratama ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik.

Melalui penerapan sistem merit yang konsisten, diharapkan lahir birokrasi yang semakin profesional, akuntabel, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara efektif./***

× Advertisement
× Advertisement