ADVERTORIAL

Ekonomi Sulbar Tumbuh 5.20 Persen pada Triwulan II 2026, Penopang Utama Sektor Pertanian


BANNIQ.Id. Mamuju. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat merilis perkembangan perekonomian Sulbar Triwulan II-2026 yang tumbuh 5,20 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan tersebut terutama ditopang sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta didukung kinerja ekspor bersih.

Kunker Spesifik ke Pasuruan Bersama Komisi IV, Agus Ambo Djiwa : Swasembada Susu Tak Cukup Tambah Sapi, Pakan dan Harga Ternak Harus Diperkuat

Data itu disampaikan Kepala BPS Sulbar, Suri Handayani, dalam Berita Resmi Statistik di Kantor BPS Sulbar, Mamuju, Rabu (5/8/2026).

Suri Handayani menjelaskan, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Barat atas dasar harga berlaku pada Triwulan II-2026 mencapai Rp19,21 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 sebesar Rp10,30 triliun.

Akhiri Etafe di Polewali, Bupati Polman Tutup Rangkaian Sandeq Silumba 2026

“Ekonomi Sulawesi Barat pada Triwulan II-2026 tumbuh 5,20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan terjadi pada sebagian besar kategori lapangan usaha,” kata Suri.

Dari sisi produksi, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan terutama ditopang oleh komponen net ekspor.
Secara kuartalan (quarter to quarter/q-to-q), ekonomi Sulbar juga meningkat 6,48 persen dibandingkan Triwulan I-2026. Kenaikan tersebut kembali didorong sektor pertanian, sementara dari sisi pengeluaran ditopang oleh Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).

Mandarpreneur Fair 2026 Dorong UMKM Sulbar Naik Kelas dari Penguatan Kapasitas Hingga Akses Pasar dan Pembiayaan

Adapun secara kumulatif Semester I-2026, atau gabungan Triwulan I dan II, ekonomi Sulawesi Barat tumbuh 5,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Secara nasional, Sulawesi Barat menempati peringkat ke-21 dari 38 provinsi dengan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 5,20 persen. Maluku Utara mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 15,35 persen, disusul Nusa Tenggara Barat 7,41 persen./***

× Advertisement
× Advertisement