ADVERTORIAL

Agus Ambo Djiwa Dorong Kolaborasi Cegah Kerusakan Hutan, Libatkan Masyarakat di Garda Terdepan

BANNIQ.Id. Pasangkayu. Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Sulawesi Barat, Dr. Ir. H. Agus Ambo Djiwa, M.P., mendorong penguatan kolaborasi pemerintah, aparat kehutanan, dan masyarakat dalam mencegah kerusakan hutan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan lingkungan.

Hal itu disampaikan saat membuka Sosialisasi Pencegahan Kerusakan Hutan dan Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkum) bersama Kementerian Kehutanan RI di Desa Sarude, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Selasa (4/8/2026).

Kunker Spesifik ke Pasuruan Bersama Komisi IV, Agus Ambo Djiwa : Swasembada Susu Tak Cukup Tambah Sapi, Pakan dan Harga Ternak Harus Diperkuat

Menurut Agus Ambo Djiwa, kelestarian hutan memiliki peran strategis dalam menjaga sumber daya air, mencegah bencana, serta menopang produktivitas pertanian. Karena itu, pencegahan kerusakan hutan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Menjaga hutan bukan hanya tugas pemerintah dan aparat kehutanan, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Pencegahan jauh lebih penting agar kerusakan lingkungan tidak berdampak pada kehidupan dan sektor pertanian,” ujarnya.

Akhiri Etafe di Polewali, Bupati Polman Tutup Rangkaian Sandeq Silumba 2026

Mantan Bupati Pasangkayu dua periode itu menegaskan, edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat agar tidak melakukan pembakaran lahan, perambahan kawasan hutan, penebangan liar, maupun aktivitas lain yang berpotensi merusak ekosistem.

Sosialisasi menghadirkan Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sulawesi Ali Bahri, jajaran Gakkum Kehutanan, UPTD KPH Pasangkayu dan Lariang, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai penegakan hukum kehutanan, pencegahan illegal logging, perburuan liar, dan mitigasi karhutla sebagai langkah memperkuat perlindungan kawasan hutan secara berkelanjutan.

Mandarpreneur Fair 2026 Dorong UMKM Sulbar Naik Kelas dari Penguatan Kapasitas Hingga Akses Pasar dan Pembiayaan

× Advertisement
× Advertisement