ADVERTORIAL

Batik Air Berhenti Beroperasi Rute Makasar-Mamuju, Gubernur Sulbar Siapkan Subsidi untuk Wings Air

BANNIQ.Id. Mamuju – Kurangnya frekuensi penumpang untuk penerbangan rute Mamuju-Makassar membuat maskapai Batik Air menghentikan layanan penerbangan rute Mamuju-Makassar mulai Juni 2025.

Kunker Spesifik ke Pasuruan Bersama Komisi IV, Agus Ambo Djiwa : Swasembada Susu Tak Cukup Tambah Sapi, Pakan dan Harga Ternak Harus Diperkuat

Menanggapi itu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka akan kembali membangun komunikasi dengan pihak Lion Air. Untuk bisa tetap dilayani dengan maskapai wings, pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) saat memberikan subsidi jika kurang dari 70 persen jumlah penumpang.

Kepala Dinas Perhubungan Sulbar Maddareski Salatin menjelaskan, agenda pertemuan antara Gubernur Suhardi Duka dan pihak Lion Air sudah terjadwal.

Akhiri Etafe di Polewali, Bupati Polman Tutup Rangkaian Sandeq Silumba 2026

Selain itu, Gubernur juga membangun komunikasi dengan Pemprov Sulsel terkait pemberian subsidi untuk maskapai yang akan menjadi mitra untuk penerbangan rute Mamuju-Makassar.

“Karena ini soal penumpang, sangat kurang sehingga kita akan upayakan melalui pemberian subsidi,” ucap Maddareski, Jumat 30 Mei 2025..

Mandarpreneur Fair 2026 Dorong UMKM Sulbar Naik Kelas dari Penguatan Kapasitas Hingga Akses Pasar dan Pembiayaan

Lebih lanjut Maddareski menjelaskan, sebelumnya maskapai yang beroperasi di Bandara Tampa Padang adalah Wings Air untuk rute Mamuju-Balik Papan empat kali dalam seminggu. Untuk rute ini sudah tidak ada masalah.

Sementara untuk rute Makassar-Mamuju oleh Batik Air telah mendapat izin operasi setiap hari. Hanya saja, setiap melihat frekuensi penumpang sehingga penerbangan setiap hari tidak dapat dijalankan dari pihak maskapai.

“Tidak memenuhi 70 persen dari jumlah seat,” kata Maddareski,

Sebab itu, melalui pemberian subsidi nantinya, ketika penumpang dibawah dari 70 persen dari jumlah seat maka akan disubsidi dari pemprov Sulbar./***

× Advertisement
× Advertisement