Beri Pelayanan Yang Tetap Maksimal Pasca Gempa, BPBJ Sulbar Launching Cafe Project

Hits: 41

Reformer Latpim II Puslatbang KMP Makassar yang juga Kepala BPBJ Sulbar,Hamdani Hamdi,S.IP;M.Si saat menyampaikan testimoni pada Kegiatan Launching Cafe Project(photo:banniq.id)

BANNIQ.Id.Sulbar.Upaya untuk memberikan pelayanan dan tetap memaksimalkan kinerja pegawai Biro Barang dan Jasa Pemprov Sulbar pasca Guncangan gempa Magnitudo 6.2 dimana kantor BPBJ sebelum berkantor di area kantor Gubernur Sulbar yang porak-poranda akibat gempa 15 Januari 2021. Dan untuk sementara BPBJ untuk sementara berkantor di area perumahan rujab wagub,Sekda dan Pimpinan DPRD Sulbar, dan untuk melengkapi perkantoran BPBJ tersebut, Biro ini melaunching pusat kegiatan bersama terkait pengadaan Barang dan Jasa yang diberi nama Centre of Activities For Excellence Procurement (CAFE) Project.

” Cafe Project ini kami rancang sebagai pusat informasi dan layanan biro pengadaan barang dan jasa, mengingat kantor yang ada sekarang dirasa masih kurang setelah kita diguncang gempa Magnitudo 6.2 dimana kantor kita sebelumnya di area kantor Gubernur yang hancur karena gempa,” ujar Reformer Cafe Project yang juga Kepala BPBJ Pemprov Sulbar,Hamdani Hamdi,S.IP;M.Si saat sambutan Launching Cafe Project,Jum’at (27/8/2021).

Cafe Project sebut Dani,Sapaan Karib Hamdani Hamdi juga merupakan implementasi dari Proyek Perubahan (Proper) pada Kegiatan Latpim Nasional Tingkat II Angkatan ke IX Puslatbang KMP Makassar tahun 2021.

Dijelaskan, sktruktur bangunan yang ada di Cafe Project, antara lain Perpustakaan Digital, disana tersedia regulasi terkait barjas, yang lama atau baru,ada ruang pameran, ini untuk berpameran UMKM, gedung kedua ada pusat konsultasi, poli pelayanan mitigasi resiko barang dan jasa, poli pelayanan manajemen pengadaan, hal ini terkait teknis aktivitas barjas, kemudian poli pelayanan manajemen kontrak, dan terakhir poli peningkatan SDM Pelaku Pelayanan Barang dan Jasa.

Selain itu Cafe Project juga menawarkan ruang fungsi Cafe yang sesungguhnya yang tujuannya untuk menciptakan kenyamanan bagi OPD yang berkunjung ke Biro BPBJ.

Ke depan untuk jangka menengah sebut Dani, BPBJ menawarkan kepada lembaga vertikal untuk menitipkan lelang di biro BPBJ.

Sebagai mentor Reformer Hamdani Hamdi,Idris DP yang juga Sekprov Sulbar menyampaikan apresiasi terhadap terwujudnya Cafe Project, yang bermula dari gagasan dan ide yang disampaikan oleh Karo BPBJ Sulbar sebagai Reformer dalam kegitan Latmpim II dan gagasan itu harus diikuti oleh eksen yang mempersyaratkan bukti-bukti karya seorang pemimpin.

Cafe Project sendiri kata Idris merupkan langkah percepatan yang dilakukan oleh Karo Barjas, yang telah memanfaatkan kawasan yang dulunya sebagai kawasan lalu lintas sapi menjadi tempat ynag nyaman untuk berkantor.

” Cafe Projet ini merupakan langkah percepatan yang luar biasa, di tempat ini dulu lalu lintas sapi tapi dapat difungsikan dengan baik sebagai perkantoran untuk melayanan pengelolaan barang dan jasa,” ujarnya.

Idris berharap ke depan cafe Project ini dapat lebih dikembangkan menjadi kawasan untuk dapat digunakan untuk olah raga memancing, untuk itu ia meminta dukungan dari OPD seperti Dinas PU.

” Kita ingin ke depan cafe Project ini dikembangkan di samping kita ini ada kolam ikan di samping kita ingin bantuan dari dinas PU untuk membantu menggali kolam agar lebih dalam sehingga dapat menjadi pusat untuk memancing,” Harapnya.|asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *