Minggu, Mei 19, 2024

Jatuh Dari Ketinggian, Seorang Pekerja Proyek Bendungan Budong-Budong Meninggal Dunia

- Advertisement -

BANNIQ.Id.Mateng. –Terkait kecelakaan kerja Pembangunan Budong-budong Desa Salulekbo Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar), untuk sementara proyek dihentikan.

Diketahui seorang pekerja proyek Bendungan Budong-Budong, yang berinisial AJ (39) Warga asal Sumba tengah, Nusa Tengara Timur meninggal dunia setelah terjatuh dari ketinggian -/+ 14 Meter.

Dihadapan,sejumlah awak media Humas Kerjasama Operasi (KSO) Abipraya Bumi Karsa, Defri ade setiawan mengatakan insiden yang mengakibatkan korban jiwa tersebut terjadi pada hari Sabtu (27/04/24) kemarin, Korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

“Sabtu kemarin korban AJ yang merupakan tenaga kerja dari CV. Jokindo sub kontraktor pada proyek pembangunan bendungan budong-budong melakukan aktifitas pekerjaan seperti biasa yaitu melakukan penyemprotan beton (shotcrete)”, ungkap Defri kepada wartawan, minggu (28/04/24).

Ia melanjutkan bhawa saat itu korban sudah menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa helm, rompi, sepatu dan body hardnes namun saat melakukan pekerjaan, kami menduga besi pengaman untuk lifeline yang tertanam di tebing untuk mengikat tubuh korban terlepas sehingga korban langsung terjatuh.

“Dari pihak kami sudah memastikan bahwa seluruh pekerja telah menjalankan SOP keselamatan kerja dan memakai APD (Alat Pelindung Diri) sesuai prosedur yang berlaku sebelum melakukan aktifitas namun kejadian nahas yang barusan terjadi merupakan kecelakaan kerja yang tidak kami harapkan,” jelasnya.

Ia juga katakan bahwa Kami dari pihak Abipraya Bumi Karsa turut berbelasungkawa dan memberikan santunan serta membantu mengurus semua yang menjadi Hak korban agar dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

“Atas insiden ini, pihak kami akan bekerja sama dengan pihak Kepolisian untuk melakukan investigasi penyebab pasti dari kejadian tersebut dan kami akan terus melakukan evaluasi, pembenahan dan perbaikan di sektor keselamatan pekerja,” pungkasnya.EE/***

BERITA TERKAIT

Berita Populer

Komentar Pembaca

error: