
Kadis ESDM Pemprov Sulbar, Amir,S.Sos.bersama Dirut PT Maju Bersama, perusahaan Pengelola Tambang Galian C di Desa Lariang, H.Suardi di Lokasi Gedung Sekolah yang baru selesai Dibangun dari dana CSR Perusahaannya(foto;repro)
BANNIQ.Id. Pasangkayu– Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sulawesi Barat, Amir, S.Sos, melakukan kunjungan ke Sekolah Dasar hasil kerjasama Corporate Social Responsibility (CSR) antara perusahaan pertambangan di Desa Lariang, Kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu dengan TNI dan masyarakat. Kolaborasi ini melibatkan perusahaan lokal, PT. Maju Bersama, yang turut serta dalam pembangunan sekolah sebagai bentuk partisipasi sosial, sabtu Lariang Pasangkayu, 23 Desember 2023.
Selaku Direktur PT Maju Bersama yang mengelola tambang galian C di Desa Lariang, H. Suardi, menjelaskan bahwa proyek pembangunan sekolah ini bermula dari bencana tanah longsor empat tahun lalu yang mengharuskan relokasi Sekolah Dasar.
” Sebelumnya, murid-murid harus bersekolah jauh di desa tetangga, menyulitkan orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka karena harus antar jemput anak, Untuk mengatasi keterlambatan pembangunan sekolah oleh pemerintah setempat, kami berinisiatif menyumbangkan tanah dan membantu membangun sekolah,” Beber H.Suardi, di gedung sekolah yang baru selesai dibangun dari dana CSR yang disumbangkan perusahaannya.
ditambhakan, Saat kunjungan DANREM 142 Tatag Sulbar ke Desa Lariang, dia mengajak pihak TNI berkolaborasi dengan masyarakat untuk membangun sekolah tersebut.
” Danrem memerintahkan kepada Dandim 1418 Mamuju dan anggota TNI untuk terlibat langsung dalam pembangunan tiga ruang belajar, menjadikan kolaborasi ini sebagai bukti nyata dukungan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Lebih jauh H. Suardi berharap kepada pemerintah Kabupaten dapat melanjutkan pembangunan ruang kelas yang lebih layak, meningkatkan kenyamanan siswa tanpa harus berbagi ruangan dengan kelas lain. Selain itu, H. Suardi berharap bangunan tersebut dapat menjadi rumah bagi para guru saat pemerintah telah membangun kelas permanen sesuai standar.
“Pembangunan sekolah ini merupakan bentuk kegiatan CSR perusahaan pertambangan yang mencerminkan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat setempat.,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini pula, H. Suardi menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sulbar yang memberikan izin usaha tambang, memungkinkan perusahaan berkontribusi di wilayah tersebut.
“Perusahaan juga mengapresiasi Dinas ESDM Sulbar yang secara konsisten memberikan pembinaan dan dukungan kepada pengusaha pertambangan, terutama dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), dengan mengirimkan 90 persen hasil tambang ke IKN'” pungkasnya.