Pemprov Resmi Luncurkan Program MARASA

Hits: 356

Gubernur Sulbar, Drs.HM.A.Alibaal.Masdar, bersama Sekprov, Dr.Mih.Idris DP, Wakil Ketua DPRD Sulbar,H.Harun,Wabup Majene,Lukman dan anggota Forkopimda Sulbar pada kegiatan Launching Program.Marasa(photo:smd)

#Advertorial Kerjasama dengan Pemprov Sulbar, Melalui Dinas Kominfo dan Persandian,TA 2019#

BANNIQ.Id.Sulbar. Perhatian Pemprov Sulbar dalam peningkatan pengelolaan , Pengembangan dan pembangunan desa, terus digalakkan terutama untuk merubah status desa, dari desa yang sangat tertinggal menjadi desa yang maju, mandiri dan berkembang, melalui program Mandiri,cerdas dan Sehat (MARASA) sebagaimana tertuang dalam RPJMD Provinsi Sulbar Tahun 2017-2022.

Pencanangan program Marasa tersebut, secara resmi dilaksanakan, Jum,at (22/3/2019) oleh Gubernur Sulbar,Drs.HM.Alibaal Masdar, dihadiri oleh Sekprov Sulbar, Dr.Muh.Idris DP, Forkopimda Sulbar, dan ratusan peserta Sosialisasi Pencanangan program Marasa Se provinsi Sulbar, yang terdiri dari Bupati/wakil bupati, camat dan kepala desa yang mendapatkan program Marasa se Provinsi Sulawesi Barat.terdapat penugasan penyelenggaran, pemerintah desa, peningkatan perencanaan pembangunan desa dan perubahan status desa dari desa tertinggal menjadi desa yang maju dan berkembang.

Gubernur Sulbar, Drs.HM.Alibaal Masdar saat Membuka kegiatan Sosialisasi /Launching Program Marasa(photo:smd)

Gubernur Sulbar, Drs.HM.A.Alibaal Masdar, dalam sambutannya mengatakan bahwa mengingat jumlah penduduk miskin di Sulbar yang masih berjumlah ratusan ribu jiwa, dan sebagian besar mereka berada di pedesaan, untuk itu Pemprov Sulbar sesuai ketentuan Pasal 22 Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa, dimana menyebutkan bahwa ada empat penugasan yang diberikan kepada Pemprov dan Pemkab/Pemkot dalam rangka pembangunan desa, yakni Penyelenggaraan Pemerintahan desa, Pelaksanaan Pembangunan desa, Ketertiban masyarakat serta pemberdayaan masyarakat desa.Atas dasar itu kata ABM, Pemprov menginisiasi Program yang disebut Program Marasa,Mandiri, Cerdas dan Sehat, yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas perencanaan pembangunan desa.

” Program Marasa dicanangkan untuk meningkatkan efektivitas perencanaan pembangunan desa dan upaya untuk merubah status desa dari desa tertinggal menjadi desa yang maju dan berkembang,” Ujar Mantan Bupati Polman dua periode itu.

Tujuan program Marasa, juga dipertegas oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, M.Jaun,S.IP. Jaun Melalui laporannya mengatakan, gagasan program Marasa merupakan salah satu upaya pemerintah Pemprov Sulbar untuk meningkatkan efektivitas perencanaan dan pengelolaan dana desa khususnya dalam proses perubahan status desa, dari sangat tertinggal, tertinggal menjadi desa yang maju, mandiri dan berkembang.

Dia menambahkan bahwa program Marasa merupakan program prioritas Pemprov Sulbar yang tertuang dalam RPJMD berdasarkan Perda Nomor 8 Tahun 2017 Tentang RPJMD.

Kadis PMD Pemprov Sulbar, M.Jaun,S.IP,MM saat menyampaikan sambutan pada kegiatan sosialisasi/Launching Program Marasa(photo:smd)

Olehnya, sambung Jaun untuk memperkenalkan dan mengsosialisasikan program marasa kepada pihak yang terkait yakni Pemprov dan Pemkab Sergai Sulbar, maka Dilaksanakan Sosialisasi Program Marasa.

” Adapun maksud dari kegiatan ini adalah untuk mengsosialisasikan program Marasa kepada seluruh pihak yang terkait yakni Pemprov dan Pemkab Se Sulbar, dalam rangka mendukung peningkatan perencanaan pembangunan desa untuk merubah status desa dari desa sangat tertinggal, tertinggal menjadi desa yang mandiri, Berkembang dan Maju,” Timpalnya.

Selain itu, masih kata Jaun kegiatan sosialisasi itu juga sebagai ajang untuk mendapatkan masukan secara menyeluruh tentang hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan program Marasa.

Terpisah, sehari sebelum pencanangan Program Marasa, Bupati Kabupaten Pasangkayu Ir.H.Agus Ambo Jiwa mengaku tidak paham dengan program Marasa, karena tidak pernah ada sosialisasi ke Kabupaten.

” Saya tidak paham itu program Marasa, saya hanya pernah Mendengar, tetapi saya tidak tahu karena Pemprov tidak pernah sosialisasikan ke Kabupaten,” Ujar Ketua DPD PDIP Sulbar itu,.saat ditandangi di ruang kerjanya, Kamis(21/3/2019).

Menanggapi hal.itu, Kadis PMD.M.Jaun memaklumi jika tidak dipahami karena memang belum disosialisasikan karena baru dilaungching.

” Hal itu wajar karena kita kan baru mau laungching, setelah Launching baru kita sosialisasikan ke kabupaten,” Tandas Jaun kepada Banniq di kesempatan lain.|smd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *