Usung Issu Gender, Hastuti Indriyani Daftar Sebagai Balon Wakil Bupati di DPD Golkar Mateng

Hastuti Indriyani,saat mendaftar sebagai Balon Wakil Bupati di Kantor DPD Partai Golkar Mateng(photo:Erik)

BANNIQ.Id.Mateng. Bursa Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada Serentak Kabupaten Mamuju Tengah, setelah Haderana yang telah mendaftar di kantor DPD Golkar Mateng, Rabu, 18 Desember 2019, Hari ini Jum’at(20/12/2019) pengurus DPD partai Golkar Provinsi Sulbar, Hastuti Indriyani, resmi mendaftar di Kantor DPD Partai Golkar Mateng.

Kedatangan Indri,sapaan karib Hastuti Indriyani bersama beberapa tim dan simpatisannya tersebut, diterima oleh Panitia Penjaringan Balon Bupati/Wakil Bupati DPD Partai Golkar Mateng,Anwar Laumma.

Usai mendaftar, kepada awak media indri menyampaikan keyakinannya akan mendapat dukungan dan respon dari Masyarakat Mateng sesuai pengalaman yang dimiliki sewaktu menjadi anggota DPRD Sulbar selama tiga periode.

” Berpijak pada pengalaman saya sebagai anggota DPRD Sulbar selama tiga periode, tentu ini akan jadi modal saya untuk berjuang nanti di Pilkada Mateng 2020, dan untuk memaksimalkan dukungan masyarakat ke kami, setelah ini kami akan melakukan sosialisasi ke masyarakat,” Paparnya.

Terkait dukungan partai Golkar sendiri terhadap dirinya, dengan mendaftarnya di Partai beringin Mateng, Indri akan menunggu pengkajian dari Internal Partai Golkar.

” Meskipun saya sebagai kader Golkar,namun tetap ada mekanisme di internal Partai untuk menentukan siapa yang bakal diusung, tentu potensi sang balon akan dikaji secara mendalam bagaimana elektabilitas dan peluang untuk menang dan lain-lain, kita menunggu saja siapa yang akan diusung, yang jelas saya tegaskan bahwa saya ingin maju di Pilkada Mateng sebagai Cawabup, karena harus saya realistis,” Beber Indri.

Kemudian harapan dirinya Maju di Pilkada Mateng 2020,yang menurutnya lebih dinamis karena sudah banyak balon yang turut meramaikan bursa pilkada Mateng, karena ia akan memperjuangkan pembangunan yanag responsif Gender.

Pembangunan yang responsif kata Indro adalah pembangunan yang mengedepankan pengelolaan anggaran secara efektif dan efesien tanpa diskriminasi.

” Tekad saya maju di Pilkada Mateng karena issu pembangunan yang Responsif Gender, yakni pengelolaan anggaran yang efektif dan efesien,memberi hak dan ruang yang sama pada semua orang tanpa diskriminasi termasuk hak-hak perempuan,” Pungkasnya.|E.ES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *