Wabup Mateng Buka Diklat Mahir GTK PAUD

Hits: 37

Wakil Bupati Mamuju Tengah, HM Amin Djasa, saat membuka,sekaligus memberikan sambutan.dan Pengarahan kepada Peserta Diklat Tingkat Mahir Guru Taman Kanak-kanak(GTK) dan Guru Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD) di Wisma Widya Buah Topoy(photo:sak)

#Advertorial Kerjasama Dengan Dinas Pendidikan Kab.Mateng TA 2019#
BANNIQ.com.Topoyo. – Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju Tengah menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berjenjang Tingkat Mahir Guru Taman Kanak-Kanak Pendidikan Anak Usia Dini (GTK PAUD). Diklat yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah HM Amin Jasa berlangsung belum lama ini, di Wisma Widya Buah, Topoyo.


Melalui Diklat Berjenjang ini diharapkan agar generasi penerus mampu bersaing di zaman millenial. Sehingga perlu membenahi pendidikan tingkat PAUD dan memperkuat karakter anak didik sejak usia dini agar mampu bersaing dengan daerah lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kab.Mamuju Tengah, Drs.Busdir saat menyampaikan Sambutan pada kegiatan Diklat Mahir lanjutan GTK dan PAUD di Hotel Widya Buah Topoyo(photo:sak)


Wakil Bupati Mamuju Tengah , HM Amin Jasa, dalam sambutannya saat membuka secara resmi Diklat Berjenjang Tingkat Mahir GTK PAUD Kabupaten Mateng mengatakan, tenaga pedidik di PAUD adalah tenaga profesional yang bertugas merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran dan menilai hasil pembelajaran serta melakukan bimbingan, pengasuhan dan perlindungan anak didik.
Sehingga seorang pendidik PAUD kata Wabup, seharusnya menjalankan tugasnya setelah kompetensi dan kualifikasi terpenuhi, secara faktual, terutama pada jalur pendidikan nonformal memiliki variasi yang sangat tinggi.

baik secara kualifikasi maupun kompentensi
“Diklat Berjenjang ini bertujuan tak lain dari upaya kita untuk memperbaharui ilmu dan kompotensi pendidik-pendidik kita, dengan harapan agar kita mampu menyesuaikan dengan perkembangan di daerah maju serta berdaya saing. Dengan adanya diklat ini kita berharap juga agar terdapat persepsi yang sama pada semua pihak dalam penyelengaraa diklat berjenjang dan sesuai standar yang telah ditetapkan,” kata Amin Jasa.
Sementara itu Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Dr Cecep Suryana menyampaikan bahwa pentingnya membenahi pendidikan tingkat PAUD dan memperkuat karakter anak didik sejak usia dini agar mampu bersaing dengan daerah lainnya.
“Kabupaten Mamuju Tengah ini kita apresiasi kepada Dinas Pendidikan (Disdik) yang telah mencetak guru PAUD sebanyak 40 orang yang sudah setara dengan kualifikasi strata satu (S 1) dan diploma empat (D IV). Ini artinya kita telah mempersiapkan tenaga pendidik untuk anak usia dini dengan maksimal, karena pendidikan anak usia dini itu ibaratkan pondasi yang harus dibangun dengan kuat agar generasi anak cucu kita mampu menghadapi tantangan dan persaingan yang lebih ketat,” ujarnya.


Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju Tengah, H Busdir, menyampaikan, sesuai dengan arahan Kemendikbud bahwa guru PAUD harus S1. Untuk memberi bekal kepada guru PAUD yang belum S1 maka diadakanlah Diklat Berjenjang ini, sehingga kapasitas guru PAUD yang belum S1 setara dengan yang sudah S1 .
“Kegiatan ini kita sudah laksanakan di tahun 2017 namanya pendidikan dan pelatihan dasar, kemudian di tahun 2018 namanyapendidikan dan pelatihan lanjutan, sementara di tahun 2019 namanya pendidikan dan pelatihan tingkat mahor. Dengan kategori penjenjangan ini khusus guru PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas), maka kegiatan pada hari ini sudah tiba kita di puncak bahwa setelah kita memperoleh Ijasah Mahir ini, maka guru-guru PAUD kita sudah sederajat S 1 dengan D IV,” ungkapnya.
Busdir juga menyampaikan bahwa Diklat Berjenjang Tingkat Mahir GTK PAUD ini dilaksanakan yakni pertemuan selama 80 jam dan tugas mandiri 200 jam, jadi kegiatan ini selama 280 jam yang akan dilaksanakan selama 9 hari, dengan peserta 40 orang. Di tahun 2019 ini guru PAUD sudah ada 40 orang di lima kecamatan yang sudah setara S 1 dan D IV.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap bagi Guru PAUD dan secara khusus bertujuan meningkatkan kompetensi pendidik PAUD untuk mempersiapkan pendidik sebagai Guru Pendamping. Karena Keberhasilan PAUD tidak terlepas dari peran guru PAUD mengingat tugasnya dalam mengasuh, merawat, mendidik dan melindungi anak dalam rangka memaksimalkan terkoneksinya seluruh sel otak anak yang telah terbentuk sejak dini,” pungkasnya.|shk.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *