ADVERTORIAL

Dua Pengurus Inti KONI Sulbar Mundur, Syahrir: Itu Hal Biasa dan Tidak Menarik untuk Didiskusikan

Wakil Ketua I KONI Sulbar H.Syahrir Hamdani bersama PJ Gubernur Sulbar, Akmal Malik(photo:repro)

BANNIQ.Id. Sulbar. Mundurnya dua pengurus inti KONI Sulbar, H.Hamzih selaku Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi yang juga mantan Kadispora yang kini sebagai Staf Ahli Gubernur Sulbar, dan Sekertaris Umum Saefuddin, dengan alasan ingin konsen melaksanakan tugas sebagai ASN Pemprov, direspon Wakil Ketua I bidang Organisasi KONI Sulbar H.Syahrir Hamdani.

Kepada Banniq.Id, Minggu (28/1) Syahrir menjelaskan, mundurnya dua Pengurus Inti KONI adalah hal yang biasa dan wajar dan tidak menarik untuk didiskusikan.

Kunker Spesifik ke Pasuruan Bersama Komisi IV, Agus Ambo Djiwa : Swasembada Susu Tak Cukup Tambah Sapi, Pakan dan Harga Ternak Harus Diperkuat

” pengunduran diri dalam sebuah organisasi pengabdian adalah hal biasa-biasa saja dan tidak penting untuk didiskusikan, yang menarik didiskusikan kalau seorang ASN mengundurkan diri dari jabatan karir,” jelas Politisi Gerindra ini.

Syahrir mendeskripsikan lebih jauh, perihal posisi kepala dinas Olah Raga ( Kadispora) sebaiknya juga tak masuk pengurus KONI karena sejatinya Kadispora mesti berjarak sama dengan semua cabor.

Akhiri Etafe di Polewali, Bupati Polman Tutup Rangkaian Sandeq Silumba 2026

” Siapapun Kadispora sebaiknya tidak masuk dalam kepengurusan KONI,kecual Exopisio sebagai anggota dewan pembina, sebab Kadispora mestinya berada posisi berjarak sama dengan semua Cabor,” ujarnya.

Lalu, untuk mantan Sekum Saefuddin sebut Syahrir, Sehari sebelum menyatakan mundur lewat WA grup koni, sudah menghubunginya menyatakan keinginannya mundur dari jabatan sekum koni..

Mandarpreneur Fair 2026 Dorong UMKM Sulbar Naik Kelas dari Penguatan Kapasitas Hingga Akses Pasar dan Pembiayaan

” Saat itu saya tanya adakah masalah di koni baik terkait pekerjaan atau antar sesama pengurus, dijawab tidak ada dan hanya mau fokus sebagai ASN, Saya sarankan bicara langsung dengan ketua umum dan masukan surat pengunduran diri, terus saya tanya adakah nama yang direkomendasi untuk menggantikan mengisi sekum, katanya tidak ada,” pungkas Ketua Bapemperda DPRD Sulbar ini.|***

× Advertisement
× Advertisement