BANNIQ.Id. Sulbar — Untuk memastikan Operasi Pekat Marano-2026 berjalan optimal dan tepat sasaran, Polda Sulawesi Barat menggelar Pelatihan Pra Operasi (Latpra) yang melibatkan seluruh jajaran, Rabu (21/1/26), di Aula Marannu Mapolda Sulbar.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan strategi pengamanan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.
Latpra bertujuan menyatukan persepsi serta menyelaraskan pola sikap dan tindakan seluruh personel dalam menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial, seperti peredaran minuman keras, perjudian, prostitusi, penyalahgunaan narkoba, serta pelanggaran hukum lainnya. Operasi akan dilaksanakan secara terpadu dengan pendekatan hukum, persuasif, dan humanis.
Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menegaskan bahwa Operasi Pekat Marano-2026 akan berlangsung selama dua pekan, mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2026, dengan target operasi yang jelas dan terukur.
Ia menginstruksikan setiap Kasat dan Kabag Ops menetapkan sasaran operasi, memastikan kehadiran personel di tengah masyarakat, serta melaksanakan pelaporan harian selama operasi berlangsung.
Selain itu, Kapolda meminta Dir Krimum mensosialisasikan pasal-pasal hukum sesuai KUHP baru dan peraturan daerah yang berlaku, serta menugaskan Kabid Propam melakukan pengamanan internal agar pelaksanaan operasi berjalan profesional dan akuntabel.
Kegiatan Latpra kemudian dilanjutkan dengan paparan dari masing-masing satuan kerja untuk merumuskan langkah strategis demi memaksimalkan hasil Operasi Pekat Marano-2026./***








