BANNIQ.Id. Polman. Serangan hama terhadap tanaman bawang di Kecamatan Balanipa Kabupaten Polman yang menyebar cukup massif, Bupati Polman H.Samsul Mahmud Prihatin atas ancaman hama yang dihadapi oleh Petani bawang di Kecamatan Balanilpa, untuk itu HSM sapaan karib H.Samsul Mahmud turun langsung ke lokasi meninjau lahan tanaman bawang petani di Kecamatan Balanipa.
” kami turun langsung ke lapangan meninjau areal pertanian bawang merah milik warga yang tengah terdampak serangan hama ulat. Kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya nyata untuk melihat secara langsung kondisi yang dihadapi para petani, mendengar keluhan mereka, sekaligus mengidentifikasi langkah penanganan yang paling tepat dan terukur,” jelas HSM, Selasa (21/4/26).
Di jelaskan, di tengah tantangan yang ada, pemerintah daerah hadir untuk memastikan bahwa para petani tidak berjalan sendiri. Dukungan terus diupayakan, baik melalui pendampingan, penanganan hama, maupun solusi strategis lainnya agar produktivitas tetap terjaga dan keberlanjutan usaha tani dapat dipertahankan.
” Karena serangan hama ini sudah cukup massif, maka ini tentu harus diantisipasi secepatnya, agar produksi tanaman bawang petani kita ini tetap dapat mencapai target, ini kita didampingi Kabid dan Ahli hama,” jelas HSM.
Selain persoalan hama, masalah yang dihadapi petani bawang juga suplai air untuk perawatan tanaman bawang di awal tanam selama 50 hari.
” Meskipun bawang ini bukan tanaman yang bergantung pada air, tetapi pada awal tanam sampai 50 hari itu butuh suplai air yang rutin, nah inilah akan cari titik air di sekitar area lahan tanaman bawang ini sebagai sumber air untuk kebutuhan berkembangnya tanaman bawang,” tandasnya.
Di akhir penyampaiannya HSM percaya, dengan sinergi dan ikhtiar bersama antara pemerintah dan masyarakat, sektor pertanian akan semakin tangguh.
“Harapannya, para petani dapat segera bangkit, kembali berproduksi secara optimal, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang,” pungkasnya./ram-mad.







