HUKUM DAN KRIMINAL

Oknum ASN Diduga Gasak Puluhan Unit AC di Kantor Bupati Polman, Sekda Minta Polisi Mengusut Tuntas

Gambar Ilusrtrasi


BANNIQ.Id, Polewali. Misteri hilangnya puluhan unit Air Conditioner (AC) dan sejumlah inventaris di lingkungan Kantor Bupati Polewali Mandar akhirnya mulai terungkap. Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Polman berinisial AA diamankan aparat Kepolisian Resor Polewali Mandar, Sabtu (23/5/2026), karena diduga terlibat dalam kasus pencurian aset daerah tersebut.

Terungkapnya dugaan aksi pencurian itu bermula saat Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar memerintahkan personel Satpol PP melakukan pemantauan dan pelacakan terhadap pelaku kehilangan aset kantor yang belakangan kerap terjadi, terutama pada hari libur saat aktivitas perkantoran sepi.

Salinan Putusan Perdata Diterima, Hasanuddin Siapkan Langkah untuk Tuntutan Pidana ke BRI Cabang Mamuju

Kecurigaan petugas mengarah kepada AA setelah oknum ASN tersebut terlihat menunjukkan gelagat mencurigakan di kawasan Kantor Bupati Polman di luar jam aktivitas kantor. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan milik AA dan menemukan sejumlah barang bukti berupa inventaris kantor yang diduga hasil pencurian.

AA selanjutnya diamankan dan langsung diinterogasi petugas yang dihadiri Sekretaris Daerah Polewali Mandar, Nursaid Mustafa.

Gugatan Perdata Nasabah BRI Dikabulkan PN Mamuju, Tergugat Dinyatakan Lakukan Perbuatan Melawan Hukum

Dalam keterangannya, Nursaid mengungkapkan bahwa kasus kehilangan aset pemerintah sebenarnya sudah berlangsung cukup lama dan terjadi di sejumlah ruangan kantor lingkup Pemkab Polman.

“Kasus kehilangan aset ini sudah lama terjadi. Beberapa ruangan yang kehilangan AC antara lain bagian Humas, Pemerintahan, Sekretariat Dharma Wanita, Satpol PP, dan sejumlah ruangan lainnya,” ungkap Nursaid saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (23/5/2026).

Pelaku Pemukulan Polisi Saat Demo di BWS V Sulbar, Akhirnya Ditangkap

Ia menyebutkan, sedikitnya sekitar 30 unit AC dilaporkan hilang dengan total kerugian yang ditaksir cukup besar.

Sudah puluhan AC yang hilang. Ini tentu sangat merugikan daerah, apalagi di tengah keterbatasan anggaran pemerintah saat ini,” tegasnya.

Menurut Nursaid, AA yang diketahui bertugas di Bagian Umum Pemkab Polman sebenarnya sudah lama dicurigai. Namun, selama ini belum ada bukti kuat yang dapat dijadikan dasar untuk mengambil tindakan hukum.

Sekda Polman itu juga menegaskan bahwa pihaknya meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terlibat membantu aksi pencurian aset daerah itu.

“Kami meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Kami menduga pelaku tidak bekerja sendiri dan kemungkinan ada pihak lain yang terlibat,” tegas Nursaid.

Pemkab Polman, lanjutnya, juga akan menindak tegas pelaku melalui proses hukum serta sanksi etik dan disiplin kepegawaian sesuai aturan yang berlaku bagi ASN.

Saat ini AA masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Polman guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Aparat kepolisian juga terus mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat dalam kasus pencurian aset pemerintah tersebut./***

× Advertisement
× Advertisement