ADVERTORIAL

Matangkan Pelaksanaan PKD 2026,TBM Sulbar Libatkan Panitia dan Kurator

Kepala UPTD TB Disdikbud Sulbar,Irma Trisnawati saat memimpin rapat pemantapan pelaksanaan PKD Provinsi Sulbar Tahun 2026 berasama panitia dan tim kurator(foto:Hzi)

BANNIQ.Id. Polman. Guna mematangkan pelaksanaan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Sulawesi Barat Tahun 2026, Kepala Taman Budaya dan Museum (TBM) Provinsi Sulawesi Barat, Irma Trisnawati, menggelar rapat bersama panitia dan kurator, Senin, 5 Oktober 2026, di Baruga Kaiyyang, Taman Budaya dan Museum Provinsi Sulawesi Barat.

Agus Ambo Djiwa: Pelestarian Anoa Butuh Komitmen Bersama, Habitat Harus Dilindungi

Rapat tersebut menjadi bagian penting dari persiapan akhir menjelang pelaksanaan PKD yang akan berlangsung pada 7–10 Oktober 2026. Berbagai hal terkait kesiapan teknis, materi kegiatan, keterlibatan peserta, hingga aspek kuratorial menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut.

PKD Sulawesi Barat tahun ini mengusung tema “Literasi Budaya: Mengeja Tradisi, Menjawab Zaman”. Tema tersebut menjadi pijakan untuk menghadirkan kebudayaan tidak sekadar sebagai ingatan tentang masa lalu, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan dan inspirasi dalam membaca perubahan zaman.

Dialog Agama dan Budaya PKD-TBM Subar Hari Kedua, Siswa Diajak Menggali Potensi Daerah

Berbeda dengan pelaksanaan PKD pada tahun-tahun sebelumnya, PKD 2026 akan dirangkaikan dengan Kemah Budaya yang melibatkan siswa-siswi SMA/SMK dari seluruh wilayah Sulawesi Barat.

Kegiatan Kemah Budaya diperkirakan akan diikuti sekitar 400 peserta. Kehadiran para pelajar ini diharapkan dapat memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan PKD, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengenal, mengalami, dan berinteraksi langsung dengan kebudayaan daerah.

Dukung Usaha Perikanan Pesisir, Program Aspirasi Agus Ambo Djiwa Bantu Empat Poklahsar diMajene

Bagi TBM Sulbar, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dari upaya memastikan kebudayaan tidak berhenti sebagai tontonan atau dokumentasi, tetapi terus hidup melalui pengalaman dan partisipasi generasi penerus.

Karena itu, persiapan PKD tidak hanya diarahkan pada kelancaran seluruh rangkaian acara, tetapi juga pada bagaimana setiap kegiatan memiliki makna dan memberikan pengalaman kebudayaan kepada masyarakat, khususnya para pelajar yang menjadi bagian dari Kemah Budaya.

Melalui tema “Literasi Budaya: Mengeja Tradisi, Menjawab Zaman”, PKD Sulawesi Barat 2026 diharapkan menjadi ruang untuk kembali membaca kekayaan tradisi yang diwariskan leluhur, sekaligus mencari kemungkinan-kemungkinan baru agar kebudayaan tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Rapat bersama panitia dan kurator ini menjadi salah satu tahapan akhir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Dengan persiapan yang semakin dimatangkan, PKD Sulawesi Barat 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan kebudayaan, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan antara tradisi, kreativitas, dan generasi masa depan Sulawesi Barat./***

× Advertisement
× Advertisement