BANNIQ.Id. Mamuju. Pergantian kepemimpinan di tubuh Polda Sulawesi Barat bukan sekadar pergantian pejabat. Di balik rangkaian tradisi penyambutan dan perpisahan, tersimpan penghormatan atas pengabdian sekaligus harapan untuk melanjutkan langkah bersama dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Suasana kebersamaan itu mewarnai rangkaian penyambutan Kapolda Sulawesi Barat yang baru, Irjen Pol Totok Suharyanto, S.I.K., M.H., beserta Ibu, sekaligus pelepasan Kapolda sebelumnya, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta beserta Ibu. Momentum ini menjadi bagian dari tradisi institusi yang menjunjung tinggi penghormatan kepada pemimpin, penghargaan atas pengabdian, dan kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.
Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Memo Ardian, S.I.K., M.H., mengatakan, tradisi penyambutan dan perpisahan tersebut memiliki makna penting dalam mempererat kebersamaan keluarga besar Polda Sulbar sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Tradisi penyambutan dan welcome farewell ini merupakan wujud penghormatan atas pengabdian pimpinan sekaligus momentum memperkuat kebersamaan. Semangat tersebut perlu kita teruskan melalui pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Memo Ardian.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta beserta Ibu atas pengabdian selama memimpin Polda Sulbar. Di saat yang sama, ia menyambut kehadiran Irjen Pol Totok Suharyanto beserta Ibu untuk melanjutkan pengabdian bersama seluruh jajaran kepolisian di Sulawesi Barat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta beserta Ibu atas pengabdian beliau. Kami juga menyambut Bapak Irjen Pol Totok Suharyanto beserta Ibu sebagai bagian dari keluarga besar Polda Sulawesi Barat,” ungkapnya.
Menurut Memo, kesinambungan kepemimpinan perlu diiringi dengan komunikasi yang terbuka, baik di lingkungan internal kepolisian maupun dengan masyarakat dan insan pers. Hal itu penting agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi warga.
Dalam konteks tersebut, Bidang Humas Polda Sulbar berkomitmen menyampaikan informasi secara akurat sekaligus membuka ruang bagi masukan masyarakat untuk diteruskan kepada satuan kerja terkait.
“Kami mengapresiasi rekan-rekan wartawan yang mendukung peliputan rangkaian ini. Pemberitaan yang berimbang dan masukan dari media sangat berarti bagi perbaikan pelayanan. Semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’ harus hadir dalam tindakan nyata yang dirasakan warga,” tegasnya.
Melalui tradisi penyambutan dan perpisahan ini, Polda Sulbar menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan meneruskan pengabdian di tengah masyarakat. Sebab, di balik pergantian kepemimpinan, ada tanggung jawab yang tetap sama: menjaga keamanan, merawat kedamaian, dan membangun kepercayaan masyarakat di Bumi Malaqbi.
.










