BANNIQ.Id, Mamuju – Sarana vital Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat berupa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sempat mengalami kebocoran. Akibatnya, air limbah meluber hingga menggenangi sisi jalan keluar-masuk rumah sakit yang berada tidak jauh dari gedung utama.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran pengunjung dan keluarga pasien. Seorang penjaga pasien rawat inap mengaku heran karena kebocoran IPAL tersebut tidak segera mendapat perhatian serius dari pengelola rumah sakit.
“Ini air limbah yang bisa berdampak pada kesehatan karena mencemari lingkungan. Saya heran, rumah sakit sebesar ini pengelolaan limbahnya tidak berjalan dengan baik,” ujarnya dengan nada cemas.
Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, Sp.PD, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan pada Selasa (hari ini), dan kondisi IPAL kini telah kembali normal.
Menurut dr. Musadri, kerusakan terjadi akibat terputusnya kabel mesin pompa IPAL saat petugas kebersihan melakukan pemotongan rumput di sekitar area instalasi.
“Tanpa sengaja, mesin pemotong rumput menyambar kabel listrik yang tersambung ke mesin pompa hingga terputus,” jelas dokter spesialis penyakit dalam tersebut saat ditemui di Rumah Jabatan (Rujab) Kompleks RSUD Sulbar.
Ia menambahkan, kejadian ini menjadi bahan evaluasi serius bagi manajemen rumah sakit. Ke depan, RSUD Sulbar akan melakukan perbaikan sistem secara menyeluruh agar insiden serupa tidak kembali terulang.
“Posisi IPAL juga akan kami evaluasi, terutama karena lokasinya saat ini berdekatan dengan gedung Radiologi, yang seharusnya memiliki jarak aman,” imbuh dr. Musadri, putra almarhum dr. Amir Abdullah, dokter ahli paru yang dikenal luas di Makassar pada era 1990-an.
Lebih lanjut, dr. Musadri menegaskan bahwa RSUD Sulbar sejatinya telah memiliki IPAL khusus untuk limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Seluruh sistem pengelolaan limbah tersebut akan terus diawasi, diperbaiki, dan dievaluasi secara berkala.
“Kami berkomitmen melakukan pembenahan menyeluruh agar RSUD Sulbar semakin baik ke depan, sekaligus mempersiapkan diri untuk segera naik kelas menjadi rumah sakit tipe B,” pungkasnya./smd.








