ADVERTORIAL

Arus Mudik Pertengahan Ramadhan 2025 Sepi Penumpang, Tarif Bus Turun Drastis

Kondisi.Terminal Simbuang Mamuju yang masih sepi penumpang(foto:ham)

BANNIQ.Id. Mamuju,- Pertengahan bulan Ramadan 2025, tepatnya pada hari Selasa, 18 Maret 2025, kondisi terminal Tipe A Simbuang bus di Mamuju terpantau sepi penumpang.

Kondisi ini sangat kontras dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana pada periode yang sama, arus mudik sudah mulai menunjukkan peningkatan.

Buka Kejuaraan Karate, KONI Sulbar Bidik Lahirnya Atlet Berprestasi Menuju PON

Alirman, perwakilan dari perusahaan otobus Metro Permai, mengungkapkan kekhawatirannya terkait kondisi ini.

“Untuk sementara arus mudik ini sangat minus, artinya penumpang itu kurang sekali dibanding dengan tahun-tahun yang lalu. Ini sudah tanggal 18, belum ada apa-apa. Ini mobil semua berangkat tiga, lima orang itu satu mobil saja,” ujarnya.

Jumat Produktif Damkar Polman, Edukasi Siswa Cegah Banjir dan Pengamanan Jambore Pramuka

Ia menambahkan bahwa pada pertengahan Ramadan tahun lalu, terminal sudah mulai dipadati penumpang, terutama menjelang tanggal 20 Ramadan.

“Memang kenyataannya sekarang ini penumpang juga agak kurang dibanding dengan tahun-tahun yang lalu, sebab pertengahan tahun lalu mobil sudah berdesak-desakan dibanding tahun sekarang, mulai tanggal 20 itu sudah mulai padat penumpang di tahun lalu,” jelasnya.

Sinergi Pemerintah dengan Perusahaan,Harga TBS Sawit 2026 Resmi Disepakati

Sepinya penumpang ini berdampak pada tarif bus. Alirman mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari Dinas Perhubungan terkait penyesuaian tarif. Namun, karena kondisi yang sangat sepi, beberapa perusahaan otobus bahkan memberlakukan tarif promo yang sangat signifikan.

“Untuk sementara kita menunggu dari perhubungan dari tiap perusahaan untuk kenaikan tarif,” kata Alirman.

Bahkan sambung Alirman tarif yang sebelumnya normal kini menjadi promo, dari harga 300 ribu menjadi 150 ribu, saking tidak adanya penumpang, apalagi ini bus sleeper, dan batas promo berlangsung sampai tanggal 20.

Penurunan tarif yang drastis ini menunjukkan betapa sepinya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik pada pertengahan Ramadan tahun ini.

pewarta: irham,editor:asdar

× Advertisement
× Advertisement