ADVERTORIAL

Bukti Komitmen Pemprov Sulbar Terhadap Program Pemberantasan ATM dalam Dokumen Perencanaan, Bapperida Ikuti Kegiatan Forum Integrasi Nasinal di Pontianak

BANNIQ.Id.Mamuju. Komitmen pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat sistem kesehatan nasional kembali diperkuat melalui kegiatan Integrasi Program AIDS, TBC, dan Malaria (ATM) ke dalam dokumen perencanaan daerah yang digelar pada 29 hingga 31 Juli 2025 di Hotel Aston Pontianak.

“Kegiatan ini terkait dengan Misi Gubernur yang ketiga yaitu Membangun Sumberdaya Manusia Yang Unggul Dan Berkarakter dan Quickwins Nomor 1 Gubernur, yaitu Sulbar Sehat.” ujar Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana.

Kunker Spesifik ke Pasuruan Bersama Komisi IV, Agus Ambo Djiwa : Swasembada Susu Tak Cukup Tambah Sapi, Pakan dan Harga Ternak Harus Diperkuat

Mewakili Kepala Bapperida Sulbar Junda Maulana sebagai peserta, acara dihadiri oleh Perencana Ahli Muda, Putri Anindy. Turut hadir Dinas Kesehatan dari seluruh Indonesia ini menjadi momen strategis dalam mendorong sinergi lintas sektor untuk penanggulangan penyakit menular prioritas.

Putri Anindy, menilai kegiatan ini sebagai tonggak penting untuk mengintegrasikan isu-isu kesehatan krusial ke dalam dokumen perencanaan daerah yang bersifat strategis dan aplikatif.

Akhiri Etafe di Polewali, Bupati Polman Tutup Rangkaian Sandeq Silumba 2026

“Kegiatan ini membuka ruang dialog antara perencana dan pelaksana program kesehatan, khususnya ATM. Kami tidak hanya membahas data dan tantangan, tetapi juga merumuskan strategi integratif yang konkret dalam RKPD dan RPJMD,” ujar Putri.

Ia juga menyampaikan pentingnya pelibatan sektor non-kesehatan seperti pendidikan, sosial, dan lingkungan dalam memperluas dampak program ATM di masyarakat.

Mandarpreneur Fair 2026 Dorong UMKM Sulbar Naik Kelas dari Penguatan Kapasitas Hingga Akses Pasar dan Pembiayaan

“Kami di Bapperida menyadari, kesehatan bukan hanya urusan Dinas Kesehatan. Ini soal tata kelola daerah secara keseluruhan. Dan kegiatan ini membuka mata kami akan hal itu,” tutupnya.

Sebagai puncak acara, di hari terakhir kegiatan dilakukan Penandatanganan Komitmen Bersama antara Bapperida dan Dinas Kesehatan se-Indonesia. Komitmen ini menjadi simbol sinergi dan tanggung jawab bersama untuk memastikan program penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria masuk dalam dokumen perencanaan daerah dan memperoleh dukungan penganggaran yang memadai.

× Advertisement
× Advertisement