Deteksi Kondisi Fisik, KONI Sulbar Gelar Bimtek dan Tes Pengukuran Atlit

Hits: 45

BANNIQ.Id.Sulbar. Komite Olahara Nasional Indonesia(KONI) Provinsi Sulbar, menggelar Kegiatan Bimtek dan tes Pengukuran bagi atlit baik yang telah lolos Prapon, atau yang sementara dalam fase mengikuti pertandingan di Pra PON., Jum’at Malam( 6/12/2019) di Hotel Grand Mutiara Mamuju, dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan,Provinsi Sulawesi Barat,mewakili Sekdaprov, dihadiri ketua dan Jajaran Wakil Ketua KONI Sulbar,dan Kadispora Sulbar,Drs.H.Muh.Hamzih.

Ketua panitia, Ruslan said melalui lapaorannya menjelaskan, tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut Kata dia dilakukan untuk mengukur dan mengetahui kondisi fisik atlit.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengukur dan mengetahui kondisi fisik atlit, baik yang sudah dinyatakan lolos PON maupun yang sementara dan yang akan mengikuti pra-PON, dikuti 50 peserta dari 14 Cabor,” beber Ruslan.

Sementara itu, Ketua KONI Sulbar H.Abd.Hamid, Bc.Ku, menyampaikan melalui sambutannya, kegiatan Bimtek dan Tes Pengukuran bagi atlit merupakan agenda KONI Sulbar 2019, dan kegiatan tersebut kata Hamid sangat penting untuk dilaksanakan.

” Kegiatan ini merupakan agenda KONI Sulbar tahun 2019, Kegiatan ini sangat penting untuk mengetahui Kondisi dan kemampuan atlit dan cabornya, dan dari kegiatan ini dapat ditentukan klasifikasi dari masing -masing atlit, apakah iya berada di posisi atlit utama dan seterusnya,” lugasnya.

Mengingat pentingnya kegiatan tersebut, dirinya selaku ketua KONI berharap kepada semua peserta baik atlit maupun pelatih dan pendamping, untuk serius mengikuti kegiatan bimtek dan Tes Pengukuran.

” Mengingat pentingnya kegiatan ini, saya berharap kepada semua peserta baik atlit,ataupun Pelatih dan Pendamping, untuk serius mengikuti arahan dari Narsum kegiatan ini, karena pada akhir kegiatan ini Narasumber akan menyampaikan hasil pengukuran kepada pelatih dan pendamping untuk kemudian diteruskan kepada masing-masing atlit,” Imbuhnya.

Di bagian lain sambutannya, Hamid juga berharap dukungan Pemprov untuk membantu percepatan pengalokasian anggaran kepada KONI karena rata-rata para cabor yang akan melakukan pertandingan berlangsung di awal tahun, untuk itu ia berharap ada perlakukan khusus untuk mendukung kegiatan tersebut.

” Mengingat kegiatan pertandingan Prapon masing-masing cabor sebahagian besar masih akan dilaksanakan di akhir Desember dan awal tahun 2020, olehnya itu kami berharap agar Pemprov Dapat memberikan perlakuan khusus untuk percepatan pencairan untuk menopang kegiatan cabor tersebut, kami tdak menginginkan kejadian serupa di tahun ini terulang lagi, dimana dana yang diharapkan bisa dicairkan sebelum pelaksanaan kegiatan,” Pungkasnya.

Di tempat yang sama Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sulbar,yang membuka kegiatan ini,Drs.H.M Natsir mengatakan, berbicara pengembangan atlit maka tdak dipungkiri peran starategis KONI sangatlah penting, termasuk di Provinsi Sulbar meskipun dengan segala problematika yang dihadapi.

” Terkait pengembangan atlit maka Peran KONI sangatlah strategis, meskipun dengan segala problematika yang dihadapi,kita di Provinsi Sulbar bisa kita berbangga dengan apa yang telah dilakukan Oleh KONI Sulbar, kita ada cabor yang menjadi kebanggaan yakni atlit dayung kita,Ramlah yang meraih medali Perak di Asean Games, juga dari cabor Catur saudara kita Budiman menjadi juara nasional,” ungkapnya.

Menanggapi harapan ketua KONI Sulbar terkait penganggaran dana Hibah KONI Nasir tetap akan berupaya membantu mengkomunikasikan untuk mendukung Pengalokasian dana Hibah KONI.

” ini menjadi beban moril saya,karena Dispora dimana dana Hibah KONI melekat dibawah kordinasi Asisten I Bidang Pemerintahan, kami tentu akan melakukan komunikasi kepada tim TAPD agar dana Hibah KONI tersebut bisa direalisasikan, meskipun kita sadar bahwa kondisi APBD Sulbar untuk tahun 2020 masih kategori sedang dan masih tingginya angka defisit, yang tentunya tidak dapat memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat Sulbar secara maksimal,” Paparnya.

Nasir menambahkan agar kepada pengurus KONI untuk dapat tetap membangun kemitraan dengan perusahaan yang ada di Sulbar dan kelompoo usaha lainnya untuk memaksimalkan batuan CSR.

” Kami berharap kepada pengurus KONI agar tetap menjalin kemitraan dengan perusahaan yang ada di Sulbar,baik di Pasangkayu maupun Perusahaan sawit yang ada di Mateng, juga kepada kelompok usaha yang lain untuk memaksimalkan realisasi CSRnya, lewat itu akan dapat membantu dalam menopang kegiatan KONI selain dukungan dari Pemprov,” Pungkas Mantan Sekda Kabupaten Pasangkayu ini.|asdar

Nasir,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *