Disdik Fokus Benahi Pendidikan di Daerah Terpencil

Hits: 25

Hj. Nirwanasari Aras, SE Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju Tengah memberikan keterangan Pers Usai Upacara Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2019 di Kantor Bupati Mamuju Tengah.(photo:sak)

#Advertorial Kerjasama Dengan Disdik Kab.Mateng TA 2019#
BANNIQ.Com.Topoyo– Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2019. Seremoni upacara yang memperingati hari lahir tokoh pendidikan nasional, yakni Ki Hajar Dewantoro yang berlangsung di Mateng berlangsung hidmat dan tertib di halaman Kantor Bupati Mateng.

Pembina upacara adalah Bupati Mateng yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, H Bahri Hamzah. Pada upacara ini hadir pula Asisten I Setkab Mateng, Ramli Syalawat, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah, diantaranya Kepala Dinas Pendidikan H Busdir, Sekretaris Dinas Pendidikan Hj Nirwanasari. Peserta upacara juga dihadiri perwakilan dari SMP dan SMA di daerah ini.
Sekretaris Dinas Pendidikan Mateng, Hj Nirwanasari yang ditemui usai mengikuti upacara mengatakan bahwa makna dari Hardiknas ini cukup luas. Namun, yang terpenting bagi jajaran Dinas Pendidikan bahwa pada Hardiknas tahun ini memiliki motto : Jantung Hati atau jangan tunggu besok jika hari ini tuntas ikhlas.
Hj Nirwanasari menegaskan, motto tersebut harus diimplementasikan oleh seluruh jajaran Dinas Pendidikan di Kabupaten Mamuju Tengah ini. Oleh karenanya, pendidikan di daerah ini harus tuntas
“Sektor pendidikan di Mamuju Tengah ini harus tuntas. Kami jajaran Dinas Pendidikan termasuk guru-guru harus ikhlas tanpa pamrih dalam menjalankan tugas. Tidak berharap adanya tunjangan kinerja dari dana sertifikasi maupun dana BOS. Tetapi, bekerjalah sesuai dengan latarbelakang kita sebagai seorang pendidik,” ujar Nirwanasari.
Pemerintah daerah, katanya, memberikan perhatian yang sama bagi jenjang pendidikan yang ada di wilayah perkotaan maupun di wilayah terpencil sekalipun.
“Tidak ada yang dibeda-bedakan. Semuanya diperlakukan sama. Yang namanya pendidikan itu harus sama dan harus setara,” urainya.
Menurut Nirwanasari, mulai tahun 2019 ini, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan akan fokus dalam membenahi sector pendidikan di wilayah terpencil. Sebagai apresiasi pemerintah, pada puncak peringatan Hardiknas ini diberikan penghargaan kepada guru, pengawas di daerah terpencil.
Sebanyak 10 tenaga kependidikan yang bertugas di daerah terpencil di Mamuju Tengah memperoleh pengharagaan yang diserahkan oleh Bupati Mamuju Tengah diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, H Bahri Hamzah.|sak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *