Dua Bulan Emban Misi Kemanusiaan di Sulbar, Hari Ini Satgas Penanggulangan Bencana Alam TNI AD Kembali ke Jakarta

Hits: 90

Wagub Sulbar Hj.Enny Anggraeni Anwar bersama Wakil Ketua DPRD Sulbar H.Abd.Halim saat melepas Satgas Penanggulangan Bencana Alam TNI AD di Lanal Mamuju(photo:repro)

BANNIQ.Id. Sulbar— Setelah dua bulan mengemban misi kemanusiaan di Sulbar ,Hari ini Sabtu (13/3/2021) Satgas Penanggulangan Bencana Alam TNI AD kembali ke Jakara. kegiatan pelepasan ratusan personil Anggota Satgas tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar dan dilepas oleh Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjend TNI Andi Sumangerukka di Lanal Mamuju.

Dalam sembutannya, Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar mengatakan, di tengah kondisi menghadapi pandemi covid-19 yang bersifat non alam, Sulbar juga dilanda bencana alam gempa bumi yang berkekuatan 6,2 SR yang memporak-porandakan wilayah Kabupaten Mamuju dan Majene yang memakan korban jiwa 107 orang, luka berat 278, dan luka ringan mencapai 13.025 orang dan sejumlah infrastruktur rusak baik fasilitas pemerintah, swasta, maupun perumahan masyarakat.

“Berkat dukungan penuh dari TNI-AD yang telah bekerjasama melakukan evakuasi atau penyelamatan korban, bantuan alat berat dalam upaya membuka akses di daerah terisolir, dan membantu masyarakat dalam meruntuhkan bangunan rusak serta membersihkan puing-puing secara sukarela yang dilaksanakan yonzipur 8/SMG sebanyak 11 bangunan dan yonzikon 14/SWS sebanyak 35 bangunan bukanlah pekerjaan yang mudah, namun hal ini dapat teratasi dengan baik,”ucap Enny.

Enny menuturkan, bantuan TNI bagi warga Sulbar sangat bermanfaat, olehnya itu atas nama Pemprov Sulbar bersama jajaran, Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Darat dengan seluruh jajaran TNI atas segala upaya dan dedikasinya dalam membantu.

Selain itu, Enny juga tidak lupa menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personil TNI-AD yang bertugas dalam penanganan gempa bumi di Sulbar, bila ada hal-hal yang kurang berkenan selama bertugas di Mamuju.

“Dari 15 Januari sampai 13 Maret 2021, kurang lebih dua bulan kita bersama-sama di Sulbar, tentunya banyak hal-hal yang kurang berkenan selama dalam menjalankan tugas penaganan gempa bumi. Untuk itu saya atas nama pemerintah dan masyarakat menghaturkan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh personil TNI-AD yang akan kembali ke Jakarta. Selamat jalan, semoga tiba dengan selamat dan dapat bertugas kembali seperti biasa”tuturnya.

Di tempat yang sama, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen. TNI. Andi Sumangerukka menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota satgas yang selama ini menjalankan tugas di Sulbar.
Dengan berbagai pengalaman dan keberhasilan dalam melaksanakan misi kemanusiaan di Sulbar, Andi Sumangerukka berharap hal itu dapat menjadi bekal untuk bekerja dalam menyongsong tugas-tugas pengabdian yang akan datang.

“Kalian adalah patriot bangsa, karena kalian, masyarakat yang terkena musibah dapat terbantu. Keberhasilan yang dicapai selama ini merupakan tugas mulia, oleh karena itu hal ini jangan menjadi bagian dari kegagalan, karena pengalaman yang di dapat selama ini menjadi pengalaman berharga untuk tugas-tugas selanjutnya. Selamat jalan dan selamat kembali ke kesatuan masing-masing,”ucap Jendral bintang dua ini.

Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov Sulbar atas dukungan yang diberikan kepada Satgas Penanggulangan Bencana selama berada di Sulbar.

“Dengan rasa bangga, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada Pemprov Sulbar yang telah memberikan dukungan kepada Satgas dan Kepada LANAL Mamuju dan seluruh elemen yang menyiapkan sarana untuk Upacara Pelepasan Satgas Penanggulangan Bencana,”tutupnya|Jim/asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *