Kakanwil Kemenag Sulbar Nyatakan Duka Mendalam Atas Wafatnya Annangguru KH Nur Husain

Hits: 83

Almarhum KH Nur Husain BA(photo:repro)

BANNIQ.Id.Sulbar. Innalilahi Wainnailahi Raji’un.. Ketua MUI Provinsi Sulawesi Barat,KH.Nur Husain BA, Meninggal Dunia di Madinah, tanggal 19 Ramadhan 1441 Hijriah, sekira pukul 01.00 Waktu Madinah.

Selain dikenal sebagai Ulama yang kraismatis,KH Nur Husain juga dikenal sebagai Tokoh Pendidik, Almarhum Adalah Pimpinan Ponpes Ihya’ul Ulum DDI Baruga Majene.

Annangguru KH.Nur Husain dilahirkan di Majene, pada tanggal 10 Oktober 1945 (72) semasa hidupnya dia telah mengabdikan diri dalam pengembangan syiar Islam dan kependidikan di Sulbar. Kepergian Almarhum kembali ke Haribaan Ilahi, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, Santri, Kolega dan jajaran Pengurus MUI Sulbar.

Sekertaris MUI yang juga Kakanwil Kemenag Sulbar,Muflih B Fattah, via telfon,Selasa (12/5/2020) pada laman ini menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Annangguru KH Nur Husain.

” Atas nama pribadi, pengurus MUI dan Jajaran Kanwil Kemenag Sulbar, kami menyatakan berdukacita mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah, Ulama yang kita cintai dan kita sayangi,KH Nur Husain Semoga Beliau mendaptkan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wataalah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” Ujar Muflih.

Di mata Muflih, KH Nur Husain dikenalnya sebagai sosok Ulama Mandar yang telah berkontribusi besar dalam pengembangan syiar Islam, juga sebagai tokoh pendidik yang telah mendidik ratusan bahkan ribuan santri melalui Ponpes Ihya’ul Ulum DDI Baruga Majene.

” Beliau adalah sosok ulama yang sangat besar kontribusinya dalam pengembangan syi’ar Islam di Mandar, belia juga tokoh pendidik yang telah mendidik ratusan bahkan ribuan santri yang diasuhnya di Ponpes Ihya’ul Ulum DDI Baruga Majene,” Aku Muflih.

Kiprahnya sebagai ulama yang kharismatik dengan Ilmu Agama yang mumpuni sambung Muflih, terlihat semasa beliau mengisi berbagai ceramah keagamaan baik di Provinsi Sulbar maupun di Luar Sulbar.

” Sebagai ulama kharismatik dengan ilmu agama yang mumpuni, Terlihat semasa hidup belia dengan mengisi Ceramah berbagai kegiatan keagamaan termasuk pada hari-hari besar Islam baik di Sulbar maupun di luar Sulbar,” Imbuhnya.

Di level Nasional, Almarhum juga sebut Muflih sebagai ulama yang kerap mengikuti pertemuan dengan Ulama se Indonesia, membahas issu-issu strategis agama Islam, dan sangat aktif pada setiap forum yang diikutinya tersebut.

” Sosok Almarhum juga adalah sosok yang sangat proaktif menyikapi issu-issu strategis agama Islam, melalui pertemuan-pertemuan berskala Nasional bersama ulama di Seluruh Indonesia, itulah kiprah besar Almarhum, dan sekali lagi kita sangat kehilangan atas Kepergian beliau,” Pungkasnya.|asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *