BANNIQ.Id. Menado. Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Agus Ambo Djiwa, bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, dan rombongan komisi IV lainnya, melaksanakan peninjauan langsung sekaligus berdiskusi mengenai pengembangan Eco Fishing Port di Manado, Sulawesi Utara, akhir pekan lalu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen DPR RI dalam memastikan pembangunan infrastruktur perikanan berjalan optimal, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan pelabuhan perikanan sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat pesisir.
Dalam kunjungan tersebut, Agus Ambo Djiwa menekankan pentingnya pengembangan pelabuhan perikanan yang modern, terintegrasi, efisien, dan berwawasan lingkungan.
Menurutnya, pelabuhan perikanan tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlabuh dan bongkar muat hasil tangkapan, tetapi juga harus menjadi pusat aktivitas ekonomi yang mampu mendukung rantai distribusi, menjaga mutu hasil perikanan, serta memberikan nilai tambah bagi produk perikanan Indonesia.
‘Bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), PT RNI/ID FOOD, pemerintah daerah, nelayan, dan para pelaku usaha, peninjauan ini juga menjadi momentum untuk menyerap aspirasi serta mengidentifikasi berbagai kebutuhan di lapangan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan kami nilai penting agar pengembangan Eco Fishing Port dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan,” jelas Ketua DPD PDIP Sulbar ini, Senin (12/10/2026).
Agus Ambo Djiwa memandang bahwa penguatan infrastruktur pelabuhan harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan, ketersediaan fasilitas pendukung, serta tata kelola yang profesional. Dengan fasilitas yang memadai dan sistem pengelolaan yang baik, aktivitas perikanan diharapkan semakin produktif, distribusi hasil tangkapan menjadi lebih lancar, dan kualitas produk tetap terjaga hingga sampai ke pasar.
“Hal ini penting untuk meningkatkan daya saing hasil perikanan, baik di tingkat nasional maupun dalam menghadapi persaingan pasar yang lebih luas,” katanya.
Sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi sektor pertanian, kehutanan, kelautan, dan perikanan, Agus Ambo Djiwa juga menegaskan pentingnya pembangunan sektor perikanan yang berpihak kepada rakyat. Pembangunan pelabuhan tidak boleh hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi harus mampu meningkatkan pendapatan nelayan, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
“Prinsip keberlanjutan lingkungan juga harus menjadi perhatian agar sumber daya kelautan dan perikanan tetap terjaga bagi generasi mendatang,” tegas mantan Bupati Pasangkayu dua periode ini.
Melalui pengembangan Eco Fishing Port di Sulawesi Utara, Agus Ambo Djiwa berharap terbangun sistem pelabuhan perikanan yang semakin maju, produktif, dan ramah lingkungan.
Ia mendorong agar hasil peninjauan dan diskusi ini ditindaklanjuti melalui koordinasi yang berkelanjutan antara pemerintah, DPR RI, dan seluruh pemangku kepentingan.
Dengan kerja sama yang kuat serta kebijakan yang tepat sasaran, sektor kelautan dan perikanan diharapkan semakin berdaya saing, kesejahteraan nelayan meningkat, dan potensi ekonomi wilayah pesisir dapat dikembangkan secara berkelanjutan demi kepentingan rakyat./***










