Pemkab Mateng Apresiasi BPOM Atas Edukasi yang Diberikan ke Masyarakat Melalui KIE

Hits: 16

BANNIQ.Id.Mateng.Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama tokoh masyarakat menggelar penyuluhan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan terhadap masyarakat di Mamuju Tengah, di haztag cape, kamis (24/07/2020).

Program ini digelar bertujuan untuk memberikan bekal kepada masyarakat luas untuk selektif dalam memilih obat dan makanan yang selama ini mereka komsumsi.

Hal ini agar masyarakat tidak salah dalam memilih prodak-prodak yang mereka gunakan.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulbar Hj. Andi Ruskati Ali Baal, Peserta serta para tamu undangan Lainnya.

Kepala BPOM Mamuju Provinsi Sulawesi Barat Netty Nurmuliawaty mengatakan bahwa,BPOM berharap dengan diadakannya kegiatan ini masyarakat dapat memahami bagiamana pentingnya kunci keamanan dalam memilih suatu produk obat dan makanan.

Ia juga mengharapkan, masyarakat khususnya di Mateng dapat mengetahui bagaimana menggunakan produk obat sesuai standar BPOM yang sudah ditetapkan.

“Agar sebelum menggunakan produk obat dan makanan terlebih dulu membaca  ijin produk apakah produk terdaftar untuk menjamin keaman produk itu sendiri,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekertaris Kabupaten Mateng H. Askary Anwar menyampaikan, pemerintah Kabupaten sangat mengapresiasi kegiatan ini, sebagai mana kita tahu peran penting BPOM nya dalam mengawasi produk obat dan makanan.

Kata dia Sosialisasi ini sangat perlu kita lakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam menggunakan produk makanan dengan dasar pengawasan oleh BPOM Mamuju.

“Balai POM di Mateng sangat berperan penting terkhusus bagi pengusaha yang ada di Mateng dalam hal pengawasan obat dan makanan,” tuturnya.

Ditekankan Askary kepada seluruh lapisan masyarakat agar kiranya makanan dan obat-obatan yang di konsumsi memenuhi standar pola pengawasan obat dan makanan.|Erick/S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *