ADVERTORIAL

Pempro Sulbar-KPK Perkuat WBS,Komitmen Berantas Korupsi Makin Solid

BANNIQ.Id. Mamuju. – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kembali mempertegas komitmennya dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui penguatan kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kunker Spesifik ke Pasuruan Bersama Komisi IV, Agus Ambo Djiwa : Swasembada Susu Tak Cukup Tambah Sapi, Pakan dan Harga Ternak Harus Diperkuat

Hal ini ditandai dengan rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, bersama KPK melalui Zoom Meeting, Rabu, 15 April 2026.

Rakor tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Inspektorat, Kepala Biro Hukum, serta Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Akhiri Etafe di Polewali, Bupati Polman Tutup Rangkaian Sandeq Silumba 2026

Dalam pertemuan ini, Pemprov Sulbar dan KPK juga menandatangani perpanjangan kerja sama, khususnya dalam penguatan sistem pengaduan masyarakat melalui whistleblowing system (WBS).

Junda Maulana menjelaskan, kerja sama ini merupakan periode kedua, di mana Sulawesi Barat kembali dipercaya sebagai salah satu daerah pilot project penerapan WBS.

Mandarpreneur Fair 2026 Dorong UMKM Sulbar Naik Kelas dari Penguatan Kapasitas Hingga Akses Pasar dan Pembiayaan

Menurutnya, hasil evaluasi pelaksanaan sebelumnya menunjukkan capaian positif, sehingga sinergi ini terus dilanjutkan dan diperkuat.

Ia menekankan pentingnya optimalisasi sistem pengaduan, mulai dari penanganan oleh APIP, aparat penegak hukum (APH), hingga KPK, sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Langkah ini sejalan dengan visi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel./***

× Advertisement
× Advertisement