ADVERTORIAL

Pemprov Sulbar Matangkan Agenda Kartini dan FAD 2026

BANNIQ.Id. Mamuju – Sebagai upaya mendukung Visi Misi ”Panca Daya” Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, Dinas Sosial P3A dan PMD Sulawesi Barat terus mematangkan sejumlah agenda penting terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), rapat internal digelar pada Rabu (8/4/2026).

Sulbar Terbaik Se-Sulawesi Tekan Pengangguran, PPPK Paruh Waktu Titip Harapan ke Gubernur Suhardi Duka

Rapat ini membahas dua agenda utama dalam waktu dekat: peringatan Hari Kartini 2026 serta persiapan pelantikan pengurus baru Forum Anak Daerah(FAD).

Salah satu poin yang cukup mendapat perhatian adalah rencana pemberian penghargaan kepada kader Posyandu dan kepala desa. Penghargaan ini disiapkan sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan dan anak.

Kejar Target APBD 2026, Bapenda Polman Fokus Intensifikasi Pajak dan Digitalisasi Layanan

Rencananya, penghargaan tersebut akan diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Kartini tahun ini.

Selain itu, rapat juga mengulas secara detail persiapan pelantikan pengurus baru Forum Anak Daerah 2026. Kegiatan ini nantinya akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari sekolah hingga orang tua, sebagai bentuk dukungan terhadap peran anak dalam pembangunan daerah.

Tunjukkan Kepatuhan Bayar Pajak, Samsat Keliling Pasangkayu Raup Rp.36.4 Juta di PT Unggul Widya Lestari

Rapat dipimpin oleh Nana Darmania yang mewakili Kepala Dinsos P3A dan PMD Sulbar, Darmawati. Seluruh staf Bidang PPPA turut hadir dan aktif memberikan masukan.

Dalam arahannya, Nana menekankan pentingnya kesiapan tim agar dua agenda besar ini bisa berjalan maksimal, bukan sekadar formalitas.

“Peringatan Hari Kartini ini jangan hanya jadi seremonial. Kita ingin ada apresiasi nyata untuk para kader dan kepala desa yang selama ini bekerja langsung di masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pelantikan Forum Anak sebagai momentum memperkuat peran anak di daerah.

“Forum Anak itu wadah strategis. Kita harus siapkan pelantikannya dengan matang, termasuk melibatkan sekolah dan orang tua agar dukungannya kuat,” tambahnya.

Melalui rapat ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberi dampak nyata, terutama dalam mendorong pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak di Sulawesi Barat. /***

× Advertisement
× Advertisement