Pilkada Momentum Menuju Pasangkayu yang Lebih Baik

Hits: 2

Amiruddin (dok:ist)

PILKADA MOMENTUM MENUJU PASANGKAYU YANG LEBIH BAIK.
Oleh :Amiruddin

OPINI.Banniq.Id.|Pasangkayu sebagai daerah otonom yang berada diwilayah Propinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Pasangkayu yang dulu Kabupaten Mamuju Utara, dahulu kabupaten ini bergabung dengan kabupaten induk Kabupaten Mamuju. Pembentukan kabupaten Pasaangkayu dibawa inisiator dan sang Dekalrator kabupaten Pasangkayu dibawa wadah Komite Aksi Kabupaten Pasangkayu. Lahirnya wadah perjuangan kabupaten Pasangkayu bukan sesuatu yang spontan namun lahirnya semangat pembentukan kabupaten Pasangkayu adalah hasil dari refleksi dari satu kegelisahan Rakyat yang ada diwilayah Pasangkayu mulai dari Sarjo sampaai dengan Kecamatan Dapurang yang merindukan kemerdekaan sama dengan daerah lainnya di Indonesia.
Kabupaten Pasangkayu adalah wilayah yang kaya akan sumber daya Alam dengan potensi wilayah yang begitu kaya, harapan dengan adanya daearah otonom baru yang menjadi harapan masyarakat adalah terwujudnya daerah yang maju dan sejajar dengan daerah lainnya yang ada di Indonesia.

Di usia Pasangkayu yang semakin bertambah menunjukan bahwa kita melewati rentetan panjang perjuangan daerah kabupaten Pasangkayu, berjuang mendirikan daerah membutuhkan energi dan pengorbanan yang luar biasa akan tetapi membangun pasangkayu yang lebih baik,maju dan mandiri jauh lebih membutuhkan energi dan pengorbanan yang lebih besar,

Pilkada dan Momentum Pasangkayu Yang Lebih Baik.

Kamis 24 september 2020 tepatnya di Pasangkayu, KPUD Kabupaten Pasangkayu Melakukan Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut pasangan calon (Paslon) sebagai bagian dari tahapan Pemilukada. Kabupaten Pasangkayu telah melewati momen-momen penting, diantaranya adalah momen pesta demokrasi pemilihan Kapala Daerah secara langsung. Di tahun 2020 tepatnya 9 Desember Rakyat Pasangkayu akan melaksanakan pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah yang ke empat kalinya mulai sejak awal pembentukan Berdirinya daerah otonom Kabupaten Pasangkayu. Momentum pilkada adalah momentum yang selalu dinanti oleh masyarakat termassuk masyarakat Kabupaten Pasangkayu, momentum ini jauh hari sebelumnya selalu dinanti dan diperbincangkan oleh semua lapirsa masyarakat, oleh karena semua lapisan masyarakat merasa memiliki kebutuhan karena terkait dengan hak Politik rakyat, untuk mencari pemimpin yang mampu mencarikan solusi dari persoalam yang dirasakan oleh masyarakat, baik itu persolan pendidikan,kesehatan maupun kebutuhan eknomi .
Pemilihan Kapala Daerah dan wakil Kapala Daeraah adalah proses pemilihan Umum memilih pasangan calon Kepala Daerah yang diusulkan oleh Partai Politik (Parpol) atau gabungan Parpol atau perseorangan. Beberapa ahli memberikan defenisi tentang Pemilukada.Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia memiliki sejarah panjang ,sehingga kita sampai pada pemilihan keala daerah secara langsung, sebelum tahun 2005, kepala daerah dan wakil kepala daerah dipilih para Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setelah berlakunya Undang-undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah , kepala Daerah dipilih labgsung oleh rakyat melalui pilkada.
Pemilihan Kepala Daerah secara langsung pertama kali dilakukan di Indoensiua pada bulan juni 2005. Sejak berlakunya Undang-undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang penyelegaraan Pemilihan Umum,Pilkada dimasukkan dalam rezim pemilu, sehinga resmi disebut Pemilihan Umum Kapla Daerah dan Wakil Kepala daerah disingkat Pemilukada. Dan ibu kota Jakarta adalah termasuk daerah yang pertama kalinya melkasanakan pemilukada langsung. Dan pada tahun 2011 Undang-undang mengenai sebuah penyelenggaraan Pemilihan Umum yaitu Undag-undang 15 tahun 2011.”;
Pemilukada yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 adalah yang ke empat kalinya. Perjalanan demokrasi di pasangkayu telah memberikan pengalaman yang berharga dimana proses pesta Demokrasi yang dilaksnakan telah meninggalkan catatan penting yang sarat dengan pengalaman berharga untuk selalu dipertahankan. Pemilu yang damai selalu diperlihatkan dalam berbagai momentum pemilihan Kapala Daerah, dan proses pesta Demokrasi telah melahirkan pemimpin merakyat,pilihan rakyat dan disenangi oleh Rakyat. Dan berbagai program dan agenda-agenda kerakyatan telah dilaksanakan oleh parapemimpin yang lahir dari proses pesta Demokrasi yang namanya Pemilihan Kepala daerah atau Pemilukada.
Kualitas pemipin daerah yang dihasilkan tidak terlepas dari komitmen penyelenggaran pemilu yang telah melaksanakan proses pelaksanaan pemilu mulai dari proses perencanaan samaapai pada proses pemilihan dan sampai pada proses pelantikan.
Eksistensi Pemilukada jangan dimaknai hanya sebagai kegiatan 5 tahunan atau hanya dimaknai sebagai momentum memperebutkan kekuasaan dan mempertahankan kekuasaan, namun pemilukada sebagai ajang menawarkan solusi dari kondisi yang dialami oleh daerah ini , sehingga Pemilukada akan menjadadi ajang pertarungan gagasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *