BANNIQ.Id. Mamuju — Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat, Ridwan Alimulk, memaparkan arah dan strategi pembangunan sektor konstruksi Sulbar tahun 2026 dalam wawancara live RRI, Kamis (22/1/2026). Ia menegaskan komitmen Dinas PUPR untuk menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, andal, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ridwan menjelaskan, fokus pembangunan tahun 2026 diarahkan pada penguatan konektivitas wilayah, peningkatan layanan sumber daya air, serta pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dasar penopang pertumbuhan ekonomi daerah. Seluruh program disusun melalui perencanaan teknis yang matang, pengawasan ketat, dan pelibatan para pemangku kepentingan agar hasil pembangunan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Arah kebijakan tersebut, lanjut Ridwan, sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang berwawasan lingkungan. Prinsip pembangunan berkelanjutan, efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta perhatian terhadap daya dukung dan kelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam setiap tahapan pekerjaan konstruksi.
Selain itu, Dinas PUPR Sulbar juga mendorong peningkatan kualitas pelaku jasa konstruksi lokal, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta penerapan transparansi dan akuntabilitas proyek. Melalui kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, dan masyarakat, PUPR Sulbar optimistis dapat mewujudkan pembangunan infrastruktur yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjungan menuju Sulawesi Barat yang maju pada 2026._***






