ADVERTORIAL

Seminar Kesehatan IDI di Polman, Bupati Samsul Mahmud Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Paru


BANNIQ.Id. Polman. Menjaga kesehatan paru bukan sekadar upaya yang dilakukan ketika sakit, melainkan bagian penting dari ikhtiar merawat kualitas hidup. Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat menurunkan kualitas udara, kesadaran menjaga kesehatan pernapasan menjadi semakin penting.

Pesan tersebut mengemuka dalam Seminar Kesehatan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam rangka World Lung Day 2026 bertema “Satu Napas untuk Paru Sehat” yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Polewali Mandar, Sabtu (10/10/2026).

Terpilih Aklamasi, Rahman Tona Siap Sinergikan APDESI dengan Program Pemprov Sulbar

Kegiatan ini melibatkan Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sulawesi Selatan dan Barat sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan paru dan mencegah gangguan pernapasan.

Dalam sambutannya, Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, menekankan pentingnya udara segar dan oksigen bagi kehidupan, terutama dalam menjaga fungsi paru-paru dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

APDESI Sulbar Gelar Musda IV, Pemdes Didorong Perkuat Pembangunan dan Kesejahteraan Desa

Menurut Samsul, kesehatan masyarakat merupakan salah satu indikator penting keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan. Karena itu, upaya meningkatkan derajat kesehatan tidak hanya bertumpu pada pelayanan medis, tetapi juga perlu didukung kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat serta menjaga lingkungan.

Ia menyoroti bahwa kualitas udara yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung kehidupan yang sehat. Ancaman pencemaran udara, termasuk dampak kebakaran hutan dan lahan, perlu menjadi perhatian bersama karena dapat memengaruhi kesehatan pernapasan.

Pergeseran Jabatan Jadi Energi Baru Bagi RSUD Hj.Andi Depu untuk Lebih Meningkatkan Kualitas Layanan

Melalui seminar ini, edukasi mengenai kesehatan paru diharapkan semakin menjangkau masyarakat, sekaligus mendorong langkah pencegahan sejak dini terhadap berbagai gangguan pernapasan.

Sebab, setiap tarikan napas memiliki arti bagi kehidupan. Menjaga kesehatan paru berarti menjaga kualitas hidup, dimulai dari kepedulian terhadap diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar./***

× Advertisement
× Advertisement