Terkait Pembenahan Rumah Ibadah Terdampak Gempa, Kanwil Kemenag telah Menyerahkan Data ke Pemprov

Hits: 4

Kakanwil Kemenag Sulbar,Dr.Muflih B Fattah,MM(photo:bnq)

BANNIQ.Id.Sulbar.Efek guncangan gempa berkekuatan Magnitudo 6.2 yang terjadi pada tanggal 15 Januari lalu, selain menimbulkan korban meninggal dan luka-luka juga merusak ratusan gedung termasuk rumah ibadah yang ada di Mamuju dan Majene.

Atas dampak tersebut, saat ini banyak Rumah ibadah terutama masjid yang tidak dapat ditempati untuk beribadah secara aman, mengingat mesjid-masjid tersebut roboh dan hancur karena gempa.

Situasi ini menimbulkan masalah untuk kontiyuitas jemaah untuk beribadah, apalagi bagi ummat muslim yang sebntar lagi akan melaksanakan ibadah shalat tarawih pada bulan Ramadhan nanti.

” Untuk menyikapi hal ini, kami menyarankan kiranya Pemprov bersama Kanwil Kemenag meninjau langsung ke lokasi masjid yang kondisinya rusak parah akibat gempa,” Ujar Anggota FKUB Sulbar,Nur Salim Izmail belum lama ini.

Harapan yang sama juga disampaikan kadis Kominfo,Persandian dan statistik.Pemprov Sulbar, Safaruddin,DM.Menurutnya Pemprov dan Kanwil Kemenag sudah mesti memetakan rumah-rumah Ibadah yang mengalami kerusakan akibat gempa, agar ada petunjuk tentang bagaimana mengatasi masalah kelangsungan beribadah para jamaah.

” Diharapkan Pemprov dan Kanwil Kemenag melakukan pemetaan ibadah-ibadah yang rusak agar diketahui bagaimana penanganannya khususnya Masjid, apalagi bukan puasa sudah dekat,” Ujar Safaruddin.

Terpisah Kakanwil Kemenag Sulbar,Dr.Muflih B.Fattah,MM, mengatakan untuk sementara solusi yang diberikan atas masjid yang rusak akibat gempa, yakni memberi bantuan random penyimpan Air dan terpal ukuran 10 X 10 M.

” Untuk solusi sementara, Kemenag melalui Kanwil Kemenag Sulbar telah menyalurkan bantuan berupa random penampungan air, dan terpal ukuran 10 X 10 M, semua 90 masjid di kecamatan terdampak gempa, seperti Malunda,Ulumanda,Tappalang,Tappalang Barat,Simboro dan Mamuju, dan semua sudah tersalur,” Ungkapnya.

Kemudian untuk bantuan terhadap rumah ibadah yang rusak sedang dan ringan pihak Kemenag telah memberikan data jumlah rumah ibadah yang rusak oleh gempa ke Pemprov Sulbar.

” Tentang bantuan terhadap rumah ibadah yang rusak terdampak gempa, pihak Pemprov melalui Tenaga Ahli Bidang Keagamaan pak Razak dan stafnya, telah meminta ke kami data jumlah rumah ibadah yang rusak terdampak gempa dan data tersebut kami sudah berikan,” Simpul mantan Kabid Haji Kanwil Kemenag ini.|asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *