BANNIQ.Id. Mamuju — RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelayanan BPJS Kesehatan yang digelar pada 17 April 2026 di Aula Penunjang RSUD Sulbar.
Kegiatan tersebut dipimpin Kasubbid Keperawatan Hermawati, mewakili Kepala Bidang Pelayanan, dan dihadiri Kepala Bagian Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Cabang Mamuju Marinus Hardi Sampeliling, bersama jajaran instalasi terkait, termasuk rawat jalan dan tim IT.
Monev ini menjadi langkah strategis dalam memastikan pelayanan berjalan optimal sekaligus mendukung visi pembangunan daerah melalui Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pelayanan publik.
Sejumlah poin penting menjadi fokus pembenahan. Di antaranya optimalisasi sistem antrean di poliklinik dan farmasi, penguatan fungsi Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) dengan dukungan petugas, hingga penegasan standar waktu tunggu rawat jalan maksimal 60 menit sesuai indikator layanan.
Tak hanya itu, RSUD Sulbar juga memperkuat identifikasi pasien di instalasi farmasi, mendorong partisipasi masyarakat dalam pengisian Kesan dan Pesan melalui Mobile JKN, serta melakukan pembenahan sarana dan prasarana di Poli Onkologi guna meningkatkan kenyamanan pasien.
Rapat tersebut juga menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut, mulai dari pelaksanaan pelatihan Service Excellent bersama BPJS Kesehatan, evaluasi lanjutan dengan DPJP terkait kepatuhan waktu tunggu, hingga monitoring kesiapan layanan radioterapi dari sisi perizinan, sarana, dan SDM.
Direktur RSUD Sulbar, dr. Musadri Abdullah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih efisien dan responsif.
“Peningkatan kualitas layanan, khususnya dalam efisiensi waktu tunggu dan kenyamanan pasien, terus kami dorong. Sinergi dengan BPJS Kesehatan dan seluruh unit menjadi kunci utama,” ujarnya.
Melalui langkah ini, RSUD Sulbar menegaskan posisinya sebagai penyedia layanan kesehatan yang berorientasi pada mutu, efektivitas, serta kepuasan masyarakat./***







