UNBK SMPN Budong-budong Diikuti 70 Peserta

Hits: 15

Kepala UPTD SMPN 1 Budong-budong,H.Suhardi,S.Pd.;M.Pd.(photo:sak)

#Advertorial Kerjasama Dengan Dinas Pendidikan Kab.Mateng TA 2019#
BANNIQ.Com.Budongbudong Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasyah Tsanawiyah (MTs) secara serentak di seluruh Indonesia berlangsung mulai Senin tanggal 22 sampai tanggal 25 April 2019. Ada empat mata pelajaran atau bidang studi pada UNBK yaitu; Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggeris, dan IPA.

Di SMP Negeri 1 Budongbudong, Kecamatan Budongbudong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), terdapat 70 peserta yang mengikuti UNBK tahun ini. Menurut Kepala UPTD SMP Negeri 1 Budongbudong, H Suhardi,SPd.MPd bahwa tidak ada kendala bagi siswa peserta ujian saat menggunakan perangkat teknologi komputer.

“Jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan UNBK, pihak sekolah sudah memberikan bimbingan, pelatihan, simulasi tentang bagaimana cara menggunakan komputer pada saat ujian berlangsung. Jadi, tidak ada masalah karena peserta sudah kami berikan pembekalan sebelumnya,” ujar H Suhardi di kantornya pada hari pertama pelaksanaan UNBK.

Bahkan, menurut Suhardi, yang menggembirakan adalah partisipasi orang tua/wali murid yang secara bersama-sama pihak sekolah mencarikan solusi atas kekurangan computer yang digunakan peserta pada saat UNBK berlanagsung.
Kata Suhardi, pihak sekolah mengundang para orang tua/wali murid. Mereka sepakat untuk membantu menyediakan laptop pribadinya untuk mengantisipasi kekurangan perangkat komputer yang dimiliki SMP Negeri 1 Budongbudong.
Selain siswa peserta UNBK membawa sendiri komputer pribadinya, dukungan kerja sama juga datang dari sekolah tetangga yakni SMA Negeri 1 Budongbudong yang meminjamkan 11 unit komputernya. Sedangkan komputer milik SMP Negeri 1 Budongbudong hanya 6 unit.

Supaya tidak membebani orang tua siswa/wali murid, dukungan ketersediaan sarana dan prasarana penunjang UNBK seperti computer diharapkan ada perhatian dari pemerintah daerah. Apalagi dalam rangka menunjang pendidikan wajib belajar 9 tahun.

“Mudah-mudahan ada bantuan sarana dan prasarana seperti pengadaan komputer di tahun yang akan datang. Supaya orang tua siswa atau wali murid tidak terbebani. Kita berharap supaya sarana dan prasarana bisa dilengkapi,” ucap Suhardi.

Pada hari pertama UNBK, empat staf Dinas Pendidikan Mamuju Tengah melakukan pemantauan UNBK di UPTD SMP Negeri 1 Budongbudong dan diterima Kepala UPTD SMP Negeri 1Budongbudong, H Suhardi di kantornya.


Bambang, staf seksi kurikulum Dinas Pendidikan Mamuju Tengah mengatakan, secara umum hasil pantauannya di SMP 4 dan SMP 5 maupun SMP 1 Budongbudong, Susana UNBK berlangsung lancar, aman dan tertib.|sak.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *