
IPMA Pasangkayu,Mamuju Sulbar, Gelar Aksi Demo Bakar Ban Di Depan Kantor DPRD Pasangkayu, Kamis( 09/02/2023).
Aksi Demo Unjuk Rasa Saat mau paksakan masuk di gedung kantor DPRD Pasangkayu, Sempat Baku Dorong Dengan Pihak Kepolisian Polres Pasangkayu.
Puluhan personil kepolisian polres pasangkayu mengawal, Jalannya Aksi Demo Unjuk rasa bakar ban depan kantor DPRD Pasangkayu.
Puluhan Ikatan Pelajar Mahasiswa (IPMA) pasangkayu secara bergantian Orasi, Membawa 6 tuntutan ke DPRD Pasangkayu.
Meminta Disnaker Untuk Mengevaluasi data transmigrasi tahap pertama 25 KK di tanjung cina diduga memanipulasi data, Untuk menunjukan data Terkait anggaran transmigrasi secara keseluruhan yang di atur dalam UU NO 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP).
Sekertaris Ikatan Pelajar Mahasiswa (IPMA) Pasangkayu, Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, Sul-Bar. Munawir menyampaikan dalam orasinya meminta kepala Disnaker pasangkayu mundur Dari jabatannya jika tidak mampu menyelesaikan persoalan Transmigrasi yang ada di kecamatan Lariang, desa bambakoro ,dusun Tanjung cina, kabupaten pasangkayu tersebut.
IPMA juga meminta pihak kepolisian polres Pasangkayu segera mengusut tuntas, segera menindak lanjuti laporan Tenaga kesehatan terkait dugaan adanya penggelapan Dana pengobatan dan jaminan hidup warga transmigrasi yang ada di tanjung cina.
Lanjut, IPMA Pasangkayu meminta tegas pihak kepolisian menangkap oknum yang diduga melakukan intimidasi kepada warga transmigrasi ditahap pertama, dan juga meminta dewan perwakilan rakyat (DPRD) Pasangkayu mengawal dan kinerja Disnaker kasus transmigrasi yang ada di tanjung cina sampai sekarang belum ada kejelasan,” tegas IPMA.
Puluhan IPMA Pasangkayu menyampaikan orasinya secara bergantian di depan gedung DPRD Pasangkayu, di terima oleh ketua komisi I Yani Pepi dan anggota komisi II DPRD Herman Yunus, untuk masuk di ruangan aspirasi DPRD Pasangkayu untuk berdialog terkait 6 poin tuntutan ikatan pelajar mahasiswa ( IPMA) yang diduga ada kasus intimidasi warga transmigrasi di tanjung cina.
Anggota komisi II DPRD Pasangkayu Herman Yunus Memimpin rapat dan dampingi beberapa anggota DPRD Pasangkayu, dan dihadiri Asisten I pemkab daerah Pasangkayu, Kepala Disnaker bersama Kabid transmigrasi pasangkayu pihak BPN Pasangkayu dan TNI, POLRI Diruangan aspirasi DPRD Pasangkayu.
Herman Yunus, meminta kepada pihak Disnaker dan BPN Pasangkayu untuk menjelaskan, terkait 6 tuntutan (IPMA) diatas yang dugaan kasus transmigrasi yang ada di tanjung cina desa bambakoro.
Kepala bidang (Kabid) transmigrasi pasangkayu Muhammad Jalil menyelaskan bahwa, kami dari pihak Disnaker telah melakukan koordinasi dengan pihak BPN pasangkayu terkait warga transmigrasi yang ada di tanjung cina.|***








