EKONOMI DAN MONETER

Usai Singapura, QRIS Akan Diperluas Ke Arab,Jepang dan India


BANNIQ.Id.Jakarta.Upaya untuk makin memperluas wilayah penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard,Atau QRIS , Bank Indonesia (BI) berencana untuk memperluas penggunaannya ke berbagai negara di luar Asia Tenggara pada tahun 2024 nanti.

Rencana ini disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo pada hari belum lama ini dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2023 di kantor Bank Indonesia.

Jaga Stabilitas Perbankan, LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan

“Sistem pembayaran digitalisasi terus akan kami akselerasi pada tahun 2024 sesuai blueprint sistem pembayaran Indonesia,” kata Perry Warjiyo,dikutip dari Uzone.Id,Kamis(7/12).

Untuk mencapai hal ini, Perry menjelaskan rencananya untuk memperluas kerjasama QRIS dan BI-FAST ke ASEAN, India, Jepang, China, Uni Emirat Arab dan negara-negara lain.

Dorong Penerapan GRC untuk Akselerasi Inklusi Keuangan, LPS Perkuat Sinergi Perbankan di Sulsel

“Perluasan kerjasama QRIS dan BI-FAST dalam ASEAN, juga ke India, Jepang, China, Uni Emirat Arab dan sejumlah negara,” ujarnya.

Penggunaan QRIS di tahun 2023 ini mengalami pertumbuhan hingga 186 persen secara Year-on-Year (YoY) dengan nilai transaksi mencapai Rp24,97 triliun. Jumlah pengguna QRIS hingga saat ini mencapai lebih dari 43 juta dengan jumlah merchant sebanyak 29 juta yang sebagian besarnya adalah UMKM.

LPS Pastikan Jamin 99,99% Rekening Bank di Sulbar

Sebelumnya, Bank Indonesia baru saja memperluas QRIS cross border di Singapura bulan november kemarin. Dengan demikian, hingga saat ini QRIS sudah tersedia dan bisa digunakan untuk bertransaksi di Malaysia, Thailand dan Singapura.|***

× Advertisement
× Advertisement