ADVERTORIAL

Selaraskan Arah Pembangunan Lima Tahun, Bapperida Sulbar Gelar Rakor Lintas OPD

BANNIQ.Id. Mamuju. Bapperida Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat koordinasi lintas perangkat daerah untuk menyelaraskan arah pembangunan lima tahun ke depan. Fokus utama pertemuan ini adalah persiapan asistensi dan verifikasi Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra-PD) 2025–2029, sebagai tindak lanjut atas evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan catatan teknis dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Rapat yang dipimpin oleh Perencana Ahli Muda, Angga Tirta Wijaya, mewakili Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, menghadirkan pejabat penyusun program dan fungsional perencana dari seluruh perangkat daerah. Kegiatan berlangsung di Ruang RPJMD Kantor Bapperida Sulbar, Senin (20/10/2025).

RSUD Sulbar Hadirkan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Baru, Dirut: Pasien Gangguan Muskuloskeletal akan Secepatnya Tertangani

Angga menegaskan bahwa penyesuaian tujuan pembangunan daerah merupakan langkah strategis untuk memperkuat konsistensi antara visi RPJMD dan program perangkat daerah. “Kita tidak lagi menetapkan tujuan per misi, melainkan hanya dua tujuan utama yang langsung merujuk pada pokok visi: Maju dan Sejahtera,” jelasnya.
• Tujuan 1: Terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, diukur melalui laju pertumbuhan ekonomi.
• Tujuan 2: Menurunnya kemiskinan dan ketimpangan yang berkeadilan dan inklusif, diukur melalui tingkat kemiskinan dan indeks gini.

Menurutnya, perubahan ini merupakan respons atas evaluasi RPJMD oleh Kementerian Dalam Negeri dan arahan Kementerian PAN-RB agar struktur tujuan lebih fokus, terukur, dan menjawab isu pembangunan secara langsung.

Terima Audiensi Kominfo Majene,Ridwan Sarankan Pelayanan Berbasis Digital dan Terintegrasi

Pada kesempatan ini, Bapperida Sulbar menggarisbawahi beberapa tantangan teknis yang harus segera ditangani:
• Pemetaan pohon kinerja perlu menggambarkan critical success factors secara eksploratif, bukan sekadar mengisi kotak sasaran dinas.
• Strategi pengentasan kemiskinan harus mencakup tiga pendekatan: peningkatan pendapatan, pengurangan beban masyarakat, dan perbaikan infrastruktur di daerah kantong kemiskinan.
• Perbaikan Leveling Kinerja. Relasi tujuan dan sasaran harus logis dan tidak terbalik. Misalnya, penurunan angka kemiskinan adalah hasil dari tujuan-tujuan yang relevan, bukan sebaliknya.

Sementara itu, Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana menegaskan bahwa, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memastikan bahwa leveling kinerja dari Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga benar-benar terintegrasi ke dalam program kerja perangkat daerah secara sistematis dan berbasis hasil./***

KKN hampir 2000 mahasiswa, Unsulbar Jelaskan Urgensi Anggaran Rp.700 juta

× Advertisement
× Advertisement