INSIDEN

Balita di Mamuju Dirawat Intensif Usai Komsumsi Snack yang Diduga Kedaluarsa

Gambar ilustrasi bayi keracunan


BANNIQ. Id. Mamuju. Seorang balita di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, harus mendapatkan penanganan medis setelah mengalami muntah-muntah usai mengonsumsi snack bayi merek Pramonia. Peristiwa tersebut terjadi di BTN Graha Nusa, Kecamatan Simboro, pada Sabtu (24/1/2025) pagi.

Balita tersebut segera dilarikan oleh orang tuanya ke RSUD Regional Sulawesi Barat untuk mendapatkan perawatan. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dengan didampingi kedua orang tuanya.

Kasus Pengeroyokan di Dayanginna, Polda Sudah Tetapkan Dua Pelaku Sebagai Tersangka

Ayah korban, Hamdan, mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat dirinya memberikan snack tersebut kepada anaknya sebagai menu sarapan pagi. Namun, beberapa menit setelah dikonsumsi, anaknya langsung mengalami muntah-muntah secara terus-menerus.

Padahal, menurut Hamdan, snack bayi merek Pramonia itu baru saja dibeli di salah satu gerai Indomaret di Jalan Jenderal Sudirman, Mamuju, pada Jumat (21/1/2025) sekitar pukul 08.00 Wita.

Kecam Teror Air Keras ke Aktivis Kontras, Ketua JMSI Desak Polisi Ungkap Aktor Intelektual

“Setelah kami periksa, ternyata snack yang dijual di toko tersebut sudah kedaluwarsa. Di kemasan tertulis tanggal 25 Desember 2025,” ujar Hamdan saat ditemui di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Regional Sulbar, Jalan RE Martadinata, Kecamatan Simboro.

Ia menambahkan, melihat kondisi anaknya yang terus muntah-muntah, dirinya langsung panik dan segera membawa sang anak ke rumah sakit. “Sampai sekarang anak saya masih lemas dan sudah terpasang infus di bagian kaki,” ucapnya./***

Seorang Pemulung Ditemukan Tewas di Pantai Arteri Mamuju, Mulut Mengeluarkan Busa

× Advertisement
× Advertisement