ADVERTORIAL

Digitalisasi Aset Pendidikan Dibenahi,BPKAD Sulbar Tertibkan Penataan Aset BOS Tahun 2025 Melalui SIPD E-BMD

BANNIQ.Id. Mamuju. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Plt. Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) Muhammad didampingi staf teknis BMD melaksanakan pendampingan penginputan Aset Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Dinas Pendidikan Tahun 2025 ke Aplikasi SIPD E-BMD.

Bupati Majene Turun Langsung Salurkan Bantuan, Pemerintah Hadir Dampingi Korban Bencana Puting Beliung di Malunda

Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Bidang Pengelolaan BMD, senin. 2 Maret 2026.

Kegiatan pendampingan ini bertujuan memastikan seluruh aset BOS yang telah direalisasikan dapat tercatat secara tertib, akurat, dan sesuai ketentuan dalam sistem pengelolaan BMD berbasis digital.

Program Pelita Sulbar, Pemprov Ajak Perusahaan Swasta Penuhi Listrik Gratis Bagi Warga Miskin

Hal ini sejalan dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas, termasuk di sektor pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, tim Bidang Pengelolaan BMD memberikan asistensi teknis mulai dari verifikasi dokumen sumber, klasifikasi aset, hingga tata cara penginputan pada modul E-BMD dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Langkah ini dilakukan guna meminimalisir kesalahan pencatatan dan memastikan sinkronisasi data antara perangkat daerah dan sistem pusat.

adve 1

Plt. Kepala Bidang Pengelolaan BMD BPKAD Sulbar, Muhammad menyampaikan bahwa pengelolaan aset yang tertib dan teradministrasi dengan baik merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

“Penginputan aset BOS ke dalam SIPD E-BMD bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian dari komitmen kita untuk memastikan setiap rupiah belanja pendidikan tercermin dalam pencatatan aset daerah yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, optimalisasi pengelolaan BMD melalui sistem digital akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas laporan keuangan daerah, sekaligus mendukung upaya mempertahankan opini terbaik atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Melalui pendampingan ini, BPKAD Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong tertib administrasi aset, meningkatkan kapasitas perangkat daerah, serta memastikan pengelolaan BMD berjalan efektif, efisien, dan akuntabel demi mendukung pembangunan Sulawesi Barat yang maju dan berdaya saing.

× Advertisement
× Advertisement