ADVERTORIAL

Kadisdaperin Mateng Sebut Pengelolaan Retribusi Pasar Harus Transparan

BANNIQ.Id.Mateng. Guna menjaga soliditas dan kerjasama yang baik antara sesama staf Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Mateng, Kadis Dagperin H.Bahri Hamzah pimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Retribusi Pelayanan Pasar Tahun 2020 yang bertempat di Kantor Pelayanan Pasar Rakyat Topoyo, Selasa (14/7/2020) diikuti oleh Sekretaris Disdagperin Muh. Ilyas, Kepala Bidang Prasarana Pasar Sudir, S.Pd, Kepala Pasar, Kolektor dan petugas pasar lainnya.

Kepala Disdagperin Mateng H. Bahri Hamsah dalam arahannya memyampaikan bahwa rapat hari ini untuk menjaga soladaritas dan kerjasama sekaligus meningkatkan tugas dan tanggung jawab kita.

Kunker Spesifik ke Pasuruan Bersama Komisi IV, Agus Ambo Djiwa : Swasembada Susu Tak Cukup Tambah Sapi, Pakan dan Harga Ternak Harus Diperkuat

“Kita harus sepaham, sependapat dan sepakat agar pasar kita dapat berjalan lancar, tertib, aman terkendali dan lebih-lebih kepada retribusi yang dikelola,” ungkap bahri.

Dijelaskan Lebih jauh oleh Bahri bahwa adapaun kemajuan suatu daerah itu tergantung dari PAD. Untuk itu kata dia Ada beberapa pasar yang kembali diaktifkan dengan tujuan agar dapat menghidupkan perekonomian masyarakat dan tentunya tujuan kita yang lain adalah PAD, karna jika pasar bertambah maka otomatis PAD juga akan naik.

Akhiri Etafe di Polewali, Bupati Polman Tutup Rangkaian Sandeq Silumba 2026

Untuk memaksimalkan pemasukan PAD yang bersumber dari Retribusi Pasar tersebut, maka dalam pengelolaannya haruslah transparan.

“Dalam pengelolaan retribusi pasar kita harus trasparan dalam pengelolaannya juga kita harus pro aktif, pelaporan setoran kebendahara penerima harus perbulan.|EE/S

Mandarpreneur Fair 2026 Dorong UMKM Sulbar Naik Kelas dari Penguatan Kapasitas Hingga Akses Pasar dan Pembiayaan

× Advertisement
× Advertisement